Berdasarkan pengamatan Lokasoka terhadap tren pasar, terdapat beberapa persoalan utama yang sering muncul di tahap pemilihan packaging hampers Lebaran.
1. Keterbatasan fleksibilitas desain dan ukuran
Banyak penyedia masih mengandalkan paket kemasan baku, sehingga menyulitkan perusahaan dalam menyesuaikan ukuran, desain, maupun tampilan visual dengan karakter brand dan kebutuhan distribusi.
2. Kesulitan menyesuaikan packaging dengan anggaran
Minimnya opsi kustomisasi membuat perusahaan harus memilih antara efisiensi biaya atau tampilan premium, yang pada akhirnya berdampak pada konsistensi kualitas visual hampers.
3. Konsistensi kualitas dalam pemesanan skala besar
Pada periode Lebaran dengan volume permintaan tinggi, tidak sedikit perusahaan menghadapi perbedaan kualitas kemasan, keterlambatan produksi, hingga hasil akhir yang tidak sesuai ekspektasi awal.
ix and Match sebagai Solusi Strategis Packaging Hampers Lebaran
Sebagai platform kustomisasi hadiah bersertifikasi ISO 9001:2015, Lokasoka menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan fitur mix and match sebagai inti dari solusi packaging hampers Lebaran terintegrasi.
Fitur ini memungkinkan pelanggan memilih dan mengombinasikan kemasan, ukuran, desain visual, hingga isi hampers secara fleksibel, tanpa harus terikat pada satu paket standar.
Pendekatan ini memungkinkan pemilihan dan pengombinasian kemasan, ukuran, desain visual, serta isi hampers secara fleksibel, tanpa terikat pada satu format paket yang kaku.
“Packaging kini menjadi touchpoint strategis dalam komunikasi brand. Fleksibilitas menjadi faktor kunci agar packaging dapat selaras dengan strategi branding dan segmentasi penerima,” ujar perwakilan Lokasoka.
Salah satu contoh implementasi skala besar terlihat pada proyek corporate gifting Krakatau Posco, yang mempercayakan produksi lebih dari 2.000 paket hampers Lebaran dengan nilai total lebih dari Rp1,6 miliar, dan berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 14 hari kerja.
Tampilkan Semua

