“Proses yang dilalui bersama selama delapan bulan membuat kami percaya dapat meraih hasil terbaik di Cina. Tentu kami bangga atas pencapaian ini. Namun, api kami tidak padam untuk bisa membawa bangga Indonesia lebih tinggi lagi di panggung dunia,” tambah Gagas.
Senada, kapten Tim Nasional Flag Football Putri Indonesia Ruthylois Rivera Silitonga menyebut timnya pulang dengan kepala tegak dan semangat yang lebih besar dari sebelumnya. “Seluruh pertandingan yang kami lewati berat dan penuh tantangan. Namun di sisi lain, turnamen ini membuktikan bahwa kita, atlet flag football Indonesia, mampu dan layak bertarung dengan negara-negara lain,” ujar Ruthy.
“Seluruh tim merasakan hal yang sama. Kami berkomitmen untuk dapat membagikan pengalaman ini kepada pemain-pemain lain di berbagai daerah di Indonesia agar flag football dapat terus tumbuh dan ke depannya dapat menjadi olahraga yang secara konsisten mengharumkan Merah Putih,” Ruthy menambahkan.
Di samping tim nasional yang bertanding, Indonesia juga mengirimkan delegasi wasit untuk memimpin pertandingan-pertandingan dalam IFAF AOFFC 2025. Delegasi ini terdiri dari empat orang pilihan dari jajaran wasit terbaik nasional. Ketua delegasi wasit Indonesia Muhammad Fauzan Dzulqarnain menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan. “Jelas merupakan kebanggaan tersendiri dapat dipercaya memimpin pertandingan dengan skala internasional. Terlebih, kepercayaan tersebut diberikan kepada kami sebagai perwakilan Indonesia,” kata Fauzan yang turut memimpin pertandingan final Asia putri.
“Jumlah, persebaran, dan kompetensi wasit juga menjadi tantangan seiring dengan flag football yang terus berkembang. Semoga pengalaman kami bisa menjadi langkah pertama dalam mengatasi tantangan-tantangan itu. Kami berharap teman-teman bisa melihat bahwa menjadi wasit juga membuka pintu untuk mewakili Indonesia di laga-laga internasional,” tutupnya.
Tiga Hari Kompetisi Ketat
Tim Nasional Flag Football Putra dan Putri Indonesia menjalani pertandingan-pertandingan dengan intensitas tinggi selama tiga hari pada 24-26 Oktober 2025 di Fenghua Sports Center, Ningbo, Cina. Kedua tim mengawali perjalanan dengan kemenangan.
Tim putri yang bertanding lebih dulu berhasil mengalahkan Thailand dengan kedudukan 33-24 dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Sedangkan tim putra menaklukkan Korea Selatan 48-7 dalam satu-satunya pertandingan mereka pada hari pertama.
Sementara itu, tim putri yang tergabung dalam grup neraka masih menyisakan dua pertandingan lain. Sayangnya, tim yang dilatih oleh Kepala Pelatih Windra Thio itu harus mengakui keunggulan dua lawannya, yakni juara bertahan Jepang (skor 35-56) dan tuan rumah Cina (20-40).
Tampilkan Semua
