Acara Maxy Talk ini juga membahas bagaimana strategi coping yang efektif dapat membantu generasi muda dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. Adisty menekankan pentingnya memiliki waktu untuk “berhenti sejenak” di tengah hiruk-pikuk kehidupan. “Saat kita merasa kewalahan, sering kali yang kita butuhkan hanyalah waktu untuk beristirahat, untuk mengambil jarak dari masalah yang kita hadapi. Itu adalah bagian dari strategi coping yang sehat. Jangan takut untuk memberi diri sendiri izin untuk mengambil jeda. Dengan cara ini, kita bisa kembali dengan perspektif yang lebih segar dan energi yang lebih baik,” kata Adisty.
Selain itu, Isaac Munandar juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan online dan offline dalam menjaga kesehatan mental di era digital. “Teknologi dan media sosial adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka memberi kita akses ke informasi dan koneksi tanpa batas, tetapi di sisi lain, mereka juga bisa menjadi sumber stres dan perbandingan sosial yang berlebihan,” ujar Isaac. “Generasi Z harus lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tahu kapan saatnya untuk offline. Jangan biarkan dunia digital mendikte kebahagiaan dan kesejahteraan mental kita.”
Kedua narasumber sepakat bahwa menjaga kesehatan mental merupakan kunci untuk mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Mereka menekankan bahwa setiap individu memiliki batas yang berbeda dalam menampung stres, dan penting untuk mengenali kapan kita perlu bantuan atau dukungan.
Acara ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang pentingnya mental health, tetapi juga menawarkan tips praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para peserta. Melalui sesi tanya jawab interaktif, para peserta dapat menggali lebih dalam tentang strategi coping yang sesuai dengan kondisi.
Tentang Maxy Academy
Maxy Academy adalah lembaga pendidikan teknologi yang berfokus pada pengembangan AI dan blockchain. Maxy Academy bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran Digital Skills dan Entrepreneurship yang memungkinkan mahasiswa untuk sertifikasi upskilling dan penempatan magang.


