Jaring Antusiasme Menuju TEI 2026, Buyer dari 113 Negara dan 1.500 Exhibitor Siap Berpartisipasi

PT Debindomulti Adhiswasti
PT Debindomulti Adhiswasti

“Hingga 21 September 2026, terlaksana 17 sesi presentasi bisnis (pitching) dan persiapan business matching yang melibatkan 17 perwakilan RI dan perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Kegiatan ini terdiri atas 12 sesi pada Agustus 2026 dan lima sesi pada September 2026,” kata Puntodewi.

Saat penyelenggaraannya nanti, TEI 2026 akan menghadirkan pameran produk ekspor Indonesia, konsultasi bisnis (business counseling), business matching, forum bisnis, penandatanganan nota kesepahaman, kesepakatan dagang, komitmen investasi, serta Media Award.

TEI 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara mitra. Kemendag akan memfasilitasi kunjungan menteri dari negara-negara mitra. Selain itu, terdapat permintaan undangan dari Zimbabwe, Rusia, Uzbekistan, Inggris, dan Serbia.

Pembiayaan TEI tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun penerimaannya berasal dari retribusi kepesertaan dan sponsor yang dikelola Professional Event Organizer (PEO). Kurasi peserta dilakukan oleh PEO untuk memastikan pelaku usaha yang berpartisipasi memiliki kesiapan dan kapasitas untuk memasuki pasar internasional, baik dari sisi produksi, manajemen, maupun kemampuan ekspor.

Turut hadir pada konferensi pers, yaitu Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Zelda Wulan Kartika. Ia mengungkapkan, perwakilan RI di luar negeri, termasuk KBRI, KJRI, Atase Perdagangan, dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), berperan memperluas jejaring perdagangan sekaligus menjaring dan mengkurasi buyer potensial. Buyer dipertemukan dengan pelaku usaha Indonesia sesuai kebutuhan dan potensi kerja sama melalui berbagai kegiatan, termasuk business matching, forum bisnis, hingga kunjungan lapangan.

“Kami terus menjembatani pelaku usaha Indonesia dengan pasar internasional melalui jaringan perwakilan RI di luar negeri. Bentuknya mulai dari memberikan informasi mengenai peluang pasar, mempromosikan produk Indonesia, hingga mempertemukan pelaku usaha dengan buyer yang sesuai. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar dan mendorong semakin banyak produk Indonesia masuk ke pasar global,” ujar Zelda.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana turut hadir dalam konferensi pers tersebut. Untuk TEI 2026, PT Debindomulti Adhiswasti berkapasitas sebagai PEO. Vibiadhi menambahkan, TEI 2026 diperkuat melalui kolaborasi dengan lebih dari 154 media lokal dan internasional. Juga dilakukan upaya promosi kolaboratif dengan ajang perdagangan internasional di Rusia, Tailan, Hong Kong, Malaysia, dan Australia.

Selain itu, PEO mempersiapkan fasilitas untuk mendukung kehadiran buyer potensial dan peluang transaksi di TEI 2026. Lebih dari 200 kamar dipersiapkan bagi buyer yang telah melalui proses penjajakan dan memiliki potensi transaksi atau kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait