“Kami memilih palet warna yang netral agar setiap rancangan dapat dikenakan kembali dalam berbagai kesempatan sekaligus mudah dipadukan dengan wastra Nusantara yang kaya akan warna dan motif. Pada koleksi ini, Dian Sastrowardoyo tidak hanya hadir sebagai wajah kolaborasi, tetapi juga terlibat dalam proses pengembangan ide dan kurasi desain bersama tim, sehingga setiap karya lahir melalui dialog kreatif yang saling melengkapi,” ujar Wilsen Willim.
Kolaborasi yang Merayakan Wastra Indonesia
Melengkapi rangkaian pameran, HERITAGE REIMAGINED juga menjadi momen peluncuran koleksi kolaborasi eksklusif antara Wilsen Willim dan Dian Sastrowardoyo. Koleksi ini menghadirkan reinterpretasi siluet-siluet busana tradisional Indonesia, seperti Kebaya Kartini, Kebaya Kutubaru, Kebaya Janggan, Beskap, Surjan, hingga Sikepan Hussar khas Keraton Surakarta, yang diterjemahkan ke dalam bentuk busana siap pakai dengan pendekatan kontemporer.
Menggunakan material seperti katun, jacquard, suiting fabric, serta batik tulis Cirebon, koleksi ini menawarkan siluet yang lebih modern dengan palet warna netral, menjadikan wastra Indonesia lebih mudah dikenakan dalam keseharian tanpa kehilangan karakter dan nilai budayanya. Kolaborasi ini menjadi wujud pertemuan dua kreator dari disiplin yang berbeda, yang dipersatukan oleh visi yang sama untuk terus menghadirkan budaya Indonesia dalam cara-cara baru yang lebih dekat dengan generasi masa kini.
“Saya ingin kebaya dapat menjadi bagian dari keseharian perempuan Indonesia, dengan gaya yang lebih kasual, material yang nyaman dikenakan, namun tetap mempertahankan nilai serta identitas budayanya,” ujar Dian Sastrowardoyo.
Melalui HERITAGE REIMAGINED, ASHTA District 8 kembali memperkuat komitmennya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi melalui seni, budaya, dan komunitas. Lebih dari sekadar merayakan warisan budaya, program ini menjadi ruang kreatif untuk saling bertemu, berkolaborasi, dan menghadirkan pemahaman baru yang menjaga warisan Indonesia tetap hidup, terus berkembang, dan menginspirasi masa depan.
HERITAGE REIMAGINED berlangsung di ASHTA District 8 pada 5–30 Agustus 2026 dan terbuka untuk publik.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua
