Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Diversifikasi Agribisnis, Produksi Kopi PTPN IV PalmCo Melonjak 225 Persen

Produksi Kopi PTPN IV PalmCo Melonjak 225 Persen
Produksi Kopi PTPN IV PalmCo Melonjak 225 Persen

Pada kuartal I 2026, mutu Ribbed Smoked Sheet (RSS) terealisasi sebesar 99,63 persen, melampaui standar perusahaan sebesar 98 persen.

Capaian tersebut memperkuat posisi produk karet perusahaan di pasar domestik maupun internasional.

Menurut Rediman, pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di perkebunan tetap menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga ritme produksi karet.

“Untuk menjaga stabilitas produktivitas, kami menerapkan penataan tenaga deres secara komprehensif di seluruh regional guna menekan area yang tidak tersadap (hanca lowong). Melalui pendekatan Maximum Exploitation yang terukur, kami berupaya memastikan volume harian dan kualitas mutu karet PTPN IV PalmCo tetap terjaga dengan baik,” paparnya.

Sementara itu, pada komoditas teh, perusahaan terus menjalankan strategi efisiensi operasional tanpa mengurangi kualitas hasil produksi.

Sepanjang tahun 2025, PTPN IV PalmCo berhasil membukukan efisiensi beban produksi sebesar Rp46,47 miliar.

Upaya tersebut berlanjut hingga Mei 2026 melalui penerapan mekanisasi mesin petik dan penyempurnaan proses operasional di berbagai kebun teh yang terintegrasi.

Jatmiko mengatakan bahwa efisiensi di sektor hulu juga diimbangi dengan strategi penguatan pasar melalui optimalisasi portofolio produk.

“Pada komoditas teh, kami menyeimbangkan efisiensi operasional dengan pemenuhan permintaan pasar. Selain merasakan dampak penghematan dari mekanisasi, arah produksi saat ini difokuskan pada portofolio Grade 1 seperti BOP I, BP, dan Dust, yang memiliki profil permintaan lebih stabil di pasar global,” tutup Jatmiko.

Kinerja positif komoditas kopi, karet, dan teh semakin memperkuat ketahanan portofolio bisnis Holding Perkebunan Nusantara pasca-transformasi.

Melalui strategi diversifikasi agribisnis yang dijalankan PTPN IV PalmCo, perusahaan terus mengoptimalkan seluruh potensi aset perkebunan secara profesional, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan usaha serta memperkuat daya saing agribisnis nasional.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait