Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India

Indonesia Open Network
Indonesia Open Network

Pada saat yang sama, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyampaikan ambisi untuk menjadikan Indonesia bukan sekadar pengguna teknologi digital, melainkan produsen dan pengekspor solusi digital bagi kawasan ASEAN. Ketua Dewan TIK Nasional, Dr. Ilham Habibie, menegaskan bahwa daya saing Indonesia dalam jangka panjang akan sangat ditentukan oleh kemampuannya membangun kapabilitas digital yang berdaulat, alih-alih terus bergantung pada platform-platform yang dikembangkan di luar negeri.

Inisiatif keempat menyasar bidang yang semakin penting bagi masa depan perekonomian Indonesia, yaitu modernisasi pasar modal. Dalam beberapa waktu terakhir, pasar modal Indonesia menghadapi berbagai tantangan terkait tata kelola, transparansi, serta kepercayaan investor. Karena itu, mulai muncul berbagai pembahasan dengan perusahaan teknologi India seperti Remiges Technologies dan institusi yang terkait dengan ekosistem Bombay Stock Exchange (BSE) untuk menjajaki pemanfaatan kecerdasan buatan dalam sistem pengawasan pasar, penguatan integritas transaksi, serta pembangunan platform investasi digital. India sendiri telah memodernisasi pasar modalnya melalui teknologi dan otomatisasi sejak lebih dari tiga dekade lalu. Pengalaman tersebut dinilai sangat relevan bagi Indonesia saat ini. Menurut Primus Dorimulu, CEO InvestorTrust Media dan DataTrust, pasar modal Indonesia kini memasuki fase baru di mana transparansi dan kepercayaan yang didukung teknologi akan menjadi faktor utama dalam menarik partisipasi investor domestik maupun internasional dalam jangka panjang.

Apabila dilihat secara terpisah, setiap inisiatif tersebut mungkin tampak sebagai proyek-proyek teknis yang berdiri sendiri. Namun apabila dipandang sebagai satu kesatuan, semuanya menggambarkan perubahan yang jauh lebih besar. Hubungan Indonesia dan India kini berkembang melampaui perdagangan dan diplomasi tradisional menuju sesuatu yang lebih mendasar, yaitu membangun bersama infrastruktur digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, memperluas inklusi, dan mendorong inovasi dalam skala populasi yang sangat besar.

Jika pada abad ke-20 negara-negara saling terhubung melalui jalur pelayaran dan perdagangan, maka pada abad ke-21 konektivitas tersebut akan semakin ditentukan oleh jalur-jalur digital (digital rails). Kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi berlangsung tepat ketika Indonesia sedang mencari sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, memperkuat ketahanan nasional, serta membangun pembangunan yang lebih inklusif. Public Digital Infrastructure mungkin tidak akan menghasilkan sorotan sebesar pengumuman investasi bernilai miliaran dolar. Namun dalam jangka panjang, dampaknya terhadap perdagangan, sistem keuangan, tata kelola pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari berpotensi jauh lebih besar.

Apabila seluruh inisiatif yang kini sedang dibangun bersama Jakarta dan New Delhi berhasil diwujudkan, maka jembatan digital yang menghubungkan kedua ibu kota tersebut bukan hanya akan menjadi salah satu aset strategis terpenting bagi masa depan Indonesia dan India, tetapi juga dapat menjadi model pembangunan Digital Public Infrastructure bagi negara-negara Global South di masa mendatang.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait