Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

Dua Demokrasi Satu Ruang Digital Bersama Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia
Dua Demokrasi Satu Ruang Digital Bersama Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

JAKARTA, CILACAP.INFO – Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli, perhatian publik akan tertuju pada prosesi penyambutan kenegaraan, penandatanganan berbagai kesepakatan perdagangan, serta bahasa diplomatik yang lazim mengiringi setiap kunjungan resmi antarnegara. Namun, bagian dari hubungan Indonesia–India yang kemungkinan besar akan membawa perubahan paling nyata bagi pemilik warung di Yogyakarta atau pelaku UMKM tekstil di Solo justru sudah mulai dibangun secara perlahan jauh sebelum kunjungan tersebut berlangsung. Namanya adalah Indonesia Open Network (ION).

Kunjungan Perdana Menteri Modi merupakan kunjungan balasan atas lawatan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025, ketika beliau menjadi Tamu Kehormatan dalam peringatan Hari Republik India. Selain menghasilkan berbagai kesepakatan di bidang pertahanan, perdagangan, dan farmasi, kunjungan tersebut juga melahirkan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama Pengembangan Digital antara kedua pemerintah. Kesepakatan itu bukan sekadar simbol diplomatik. Ketika Menteri Luar Negeri Sugiono bertemu dengan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar di New Delhi pada Juni dalam pertemuan India–Indonesia Joint Commission Meeting ke-8, kedua pemerintah kembali menegaskan bahwa kerja sama digital telah menjadi agenda tetap dalam hubungan bilateral, sejajar dengan isu perdagangan, keamanan maritim, dan hubungan antarmasyarakat. Hal ini semakin relevan mengingat jumlah wisatawan India yang berkunjung ke Indonesia kini telah mencapai sekitar setengah juta orang setiap tahun.

MoU tersebut telah menghasilkan langkah nyata. Pada Februari 2026, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah bersama Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan Indonesia Open Network (ION), sebuah jaringan perdagangan digital berbasis protokol terbuka yang mengadopsi filosofi desain Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India. Dewan penasihat ION sendiri mencerminkan eratnya kolaborasi Indonesia dan India. Dari Indonesia terdapat tokoh-tokoh seperti Ketua Umum APINDO Shinta Kamdani, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Ilham Habibie, serta mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Dari India bergabung dua tokoh yang berperan besar dalam membangun ONDC sejak awal, yaitu mantan Ketua ONDC R.S. Sharma dan saya sendiri sebagai Managing Director pertama ONDC. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa ION sejak awal memang dirancang sebagai jembatan kolaborasi antara kedua negara, bukan sekadar proyek teknologi.

Dua Jalan Berbeda Menuju Tujuan yang Sama

Dalam satu dekade terakhir, India berhasil membangun salah satu ekosistem Digital Public Infrastructure (DPI) yang paling banyak dipelajari di dunia. Fondasinya terdiri atas Aadhaar sebagai sistem identitas digital, Unified Payments Interface (UPI) sebagai sistem pembayaran real-time, dan Open Network for Digital Commerce (ONDC) sebagai jaringan perdagangan digital terbuka. Hingga kini pemerintah India telah menjalin kerja sama mengenai India Stack dengan lebih dari dua puluh negara. Tujuannya bukan menjual sebuah produk, melainkan berbagi prinsip-prinsip arsitektur digital yang dibangun di atas identitas digital, sistem pembayaran, dan pertukaran data berbasis protokol terbuka yang dapat digunakan oleh bank, perusahaan teknologi finansial (fintech), maupun pelaku usaha ritel. UPI kini memproses puluhan miliar transaksi setiap tahun dan melayani puluhan juta merchant. Sementara itu, ONDC membawa perubahan yang jauh lebih mendasar: sebuah toko kecil di satu kota dapat ditemukan oleh pembeli melalui aplikasi apa pun yang kompatibel dengan jaringan tersebut, tanpa harus bergantung pada satu platform tertentu ataupun membayar komisi yang tinggi kepada penyedia marketplace.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version