Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)

Area tersebut dipandang sebagai level penting yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar dalam menentukan strategi transaksi berikutnya.

Di sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa prospek emas masih dibayangi oleh sentimen yang cenderung negatif.

Salah satu faktor utama berasal dari penguatan dolar Amerika Serikat yang masih didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama.

Kebijakan tersebut membuat aset berbasis dolar tetap menarik di mata investor dan secara bersamaan mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen investasi yang tidak memberikan imbal hasil.

Menurut Dupoin Futures, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor lain yang memberikan tekanan terhadap harga emas.

Ketika yield obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang menawarkan tingkat pengembalian lebih kompetitif dibandingkan emas.

Kondisi ini menyebabkan permintaan terhadap logam mulia berpotensi menurun sehingga ruang kenaikan harga menjadi semakin terbatas.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa dinamika pasar global tetap perlu dicermati karena dapat mengubah sentimen sewaktu-waktu.

Rilis data inflasi Amerika Serikat, laporan ketenagakerjaan, perkembangan aktivitas ekonomi, hingga komentar dari pejabat Federal Reserve akan menjadi faktor penting yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS maupun harga emas.

Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan atau bank sentral mulai memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih longgar, tekanan terhadap emas dapat berkurang dan membuka peluang terjadinya pemulihan harga.

Selain faktor ekonomi, Dupoin Futures juga menilai bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik atau munculnya risiko baru terhadap perekonomian global masih dapat mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Namun, selama penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi tetap mendominasi sentimen pasar, potensi kenaikan emas diperkirakan masih akan terbatas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menegaskan bahwa prospek harga emas masih cenderung bearish.

Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area resistance 4.102–4.179, serta masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan Moving Average 34, tekanan jual diperkirakan tetap mendominasi pasar.

Berdasarkan kombinasi analisis teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area support 3.981 hingga 3.873, meskipun pelaku pasar tetap perlu mengantisipasi potensi volatilitas yang dipicu oleh perkembangan data ekonomi Amerika Serikat maupun dinamika geopolitik global.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait