Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia
Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

Operasional semakin efisien.

Pengambilan keputusan semakin berbasis data.

Artificial Intelligence meningkatkan produktivitas.

Otomatisasi menekan biaya operasional.

Namun di balik seluruh pencapaian tersebut, masih ada satu pertanyaan penting.

Mengapa begitu banyak program transformasi digital hanya menghasilkan pertumbuhan bertahap, bukan perubahan yang benar-benar transformatif?

Jawabannya terletak pada cara kita memahami tujuan transformasi digital itu sendiri.

Teknologi bukanlah tujuan akhir.

Teknologi hanyalah alat.

Tujuan akhirnya adalah transformasi bisnis.

Dan transformasi bisnis tidak hanya diukur dari seberapa efisien organisasi bekerja, tetapi dari kemampuannya menciptakan sumber nilai ekonomi yang benar-benar baru.

Di sinilah Public Digital Infrastructure memiliki arti strategis.

PDI membuka jalan bagi pilar ketiga—dan yang paling bernilai—dalam transformasi digital.
Public Digital Infrastructure Mengubah Cara Kerja Ekonomi Digital
Public Digital Infrastructure (PDI) mengubah cara organisasi membangun model bisnis baru.

Selama ini, setiap organisasi harus membangun sendiri ratusan hubungan komersial dengan berbagai mitra.

Setiap kerja sama membutuhkan negosiasi, kontrak hukum, integrasi Application Programming Interface (API), mekanisme penyelesaian transaksi, prosedur operasional, hingga tata kelola yang berbeda-beda.

Semakin banyak mitra yang ingin diajak bekerja sama, semakin kompleks pula pengelolaannya.

Akibatnya, tim pengembangan bisnis lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjalin kemitraan dibandingkan menciptakan inovasi. Tim teknologi lebih sibuk mengintegrasikan sistem daripada membangun kapabilitas baru.

Departemen hukum menjadi bottleneck, biaya operasional meningkat, dan waktu peluncuran layanan menjadi semakin lama.

Ironisnya, sebuah organisasi bisa memiliki jutaan pelanggan, tetapi tetap kesulitan memperluas layanan kepada mereka.

Platform digital berkembang.

Namun model bisnisnya tidak.

Di sinilah PDI mengubah aturan main.

Alih-alih setiap organisasi membangun ekosistemnya sendiri, PDI menyediakan satu ekosistem bersama yang mempertemukan aplikasi pembeli (buyer applications) dan aplikasi penjual (seller applications) melalui standar yang sama.

Konsekuensinya sangat besar.

Bank tidak perlu berubah menjadi operator marketplace.

Bank cukup tetap menjalankan peran yang selama ini menjadi kekuatannya, yaitu membangun kepercayaan nasabah, mengelola risiko keuangan, menyediakan sistem pembayaran, memberikan pembiayaan, serta menjaga hubungan dengan pelanggan.

Merchant tetap fokus menjual produk.

Perusahaan logistik fokus pada distribusi.

Perusahaan teknologi fokus berinovasi.

Sementara itu, seluruh koordinasi dilakukan oleh infrastruktur bersama.

Daripada membangun ekosistem baru, organisasi cukup bergabung ke dalam ekosistem yang telah tersedia.

Model ini secara drastis menurunkan biaya untuk menciptakan model bisnis baru.

Fokus organisasi pun bergeser dari sekadar integrasi menuju inovasi.
Peluang Baru bagi Industri Perbankan Indonesia
Perubahan ini memiliki arti yang sangat penting bagi sektor perbankan Indonesia.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait