Selama bertahun-tahun, transformasi digital perbankan terutama difokuskan pada peningkatan pengalaman nasabah.
Aplikasi mobile banking menjadi semakin canggih.
Pembukaan rekening dilakukan secara digital.
Artificial Intelligence mulai digunakan dalam layanan pelanggan.
Sistem pembayaran menjadi lebih cepat dan efisien.
Seluruh investasi tersebut berhasil meningkatkan daya saing industri.
Namun, pertumbuhan di masa depan akan semakin bergantung pada kemampuan bank menciptakan sumber pendapatan baru.
Di sinilah Public Digital Infrastructure memainkan peran strategis.
PDI memungkinkan bank berkembang dari lembaga keuangan menjadi orkestrator ekosistem digital.
Bayangkan ketika seorang nasabah membuka aplikasi perbankannya.
Yang tersedia bukan hanya layanan keuangan.
Melalui aplikasi yang sama, nasabah dapat membeli hasil pertanian langsung dari petani, memesan layanan kesehatan, mengajukan pembiayaan kendaraan, membeli rumah, memesan paket wisata, membayar biaya kuliah, membeli asuransi, berinvestasi, mengakses layanan pemerintah, hingga mengatur layanan logistik.
Aplikasi bank berubah menjadi pintu masuk menuju ekonomi digital Indonesia secara keseluruhan.
Yang terpenting, bank tidak berubah menjadi perusahaan ritel maupun perusahaan logistik.
Bank tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai lembaga keuangan yang terpercaya, namun kini mampu memfasilitasi transaksi di dalam ekosistem yang jauh lebih luas.
Inilah yang dimaksud dengan inovasi model bisnis baru.
Model Ekonomi yang Lebih Sehat bagi Bank Digital
Dampaknya bahkan lebih besar bagi bank digital.
Saat ini banyak bank digital masih sangat bergantung pada kerja sama dengan marketplace besar.
Dalam hubungan tersebut, marketplace menguasai transaksi pelanggan, sementara bank menyediakan pembiayaan.
Pendapatan harus dibagi.
Margin keuntungan menjadi semakin kecil.
Hubungan dengan pelanggan pun menjadi tidak sepenuhnya dimiliki bank.
Public Digital Infrastructure mengubah kondisi tersebut.
Alih-alih bergantung pada satu marketplace dominan, bank digital dapat terhubung dengan ribuan penjual melalui satu ekosistem terbuka.
Keuntungan strategisnya sangat jelas.
Akuisisi pelanggan menjadi lebih beragam.
Ketergantungan terhadap satu platform berkurang.
Bank lebih leluasa memilih mitra ekosistem.
Persaingan antarpenjual menciptakan harga dan skema komersial yang lebih sehat.
Yang paling penting, bank dapat memberikan pembiayaan kepada nasabah yang benar-benar mereka kenal.
Data transaksi menjadi lebih lengkap.
Riwayat hubungan dengan nasabah lebih panjang.
Penilaian risiko menjadi lebih akurat.
Penyaluran kredit menjadi lebih bertanggung jawab.
Kualitas pembiayaan meningkat.
Inklusi keuangan pun dapat diperluas tanpa harus meningkatkan risiko kredit secara signifikan.
Model seperti ini jauh lebih sehat, baik bagi industri perbankan maupun bagi masyarakat.
Public Digital Infrastructure Membesarkan Pasar, Bukan Menggantikan Marketplace
Salah satu kesalahpahaman yang paling sering muncul adalah anggapan bahwa Public Digital Infrastructure akan mengancam marketplace yang telah ada.

