Pasar juga mulai mempertimbangkan kemungkinan perubahan sikap dari Federal Reserve ke arah yang lebih dovish, terutama jika data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda perlambatan.
Ekspektasi ini memberikan sentimen positif tambahan bagi emas, karena kebijakan suku bunga yang lebih longgar cenderung meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil bunga.
Di sisi lain, tekanan jual yang sebelumnya cukup kuat kini mulai berkurang setelah harga gagal melanjutkan penurunan di bawah level support penting.
Hal ini memperkuat keyakinan bahwa area tersebut merupakan zona pertahanan yang kuat bagi harga emas.
Ditambah dengan munculnya sinyal teknikal seperti Double Bottom dan Bullish Divergence, peluang terjadinya technical rebound semakin terbuka.
Dengan mempertimbangkan kombinasi antara faktor teknikal dan fundamental, harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek, dengan target utama di area 4.622 dolar AS.
Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati perkembangan global yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga, termasuk dinamika dolar AS dan kebijakan moneter.
Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, strategi investasi yang disiplin dan berbasis analisis tetap menjadi kunci dalam menghadapi pergerakan harga emas.
Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.
Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Tampilkan Semua
