JAKARTA, CILACAP.INFO – Bagi sebagian mahasiswa, kelulusan menjadi akhir dari perjalanan akademik. Namun bagi Joshua Raymond Hartono, momen WISUDA-75 BINUS University justru menjadi awal dari fase baru untuk terus belajar dan memberikan kontribusi. Lulusan Information Systems BINUS @Alam Sutera, ini resmi menjadi bagian dari 4.758 wisudawan dan wisudawati yang dilantik pada 8–9 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Selama berkuliah di BINUS, Joshua tidak hanya belajar melalui perkuliahan, tetapi juga mengembangkan diri melalui organisasi, kompetisi, pengalaman sebagai asisten laboratorium, dan berbagai program magang. Dari sinilah cara berpikir, bekerja, serta menghadapi tantangan, mulai terbentuk.
Bagi Joshua, berbagai kegiatan yang dijalani selama kuliah bukan sekadar cara untuk menambah pengalaman atau memperkuat CV. Ia melihat setiap kesempatan sebagai ruang untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi.
Sebagai asisten laboratorium, Joshua dapat berbagi ilmu dengan mahasiswa lain. Sementara melalui kompetisi business case dan pengalaman magang, ia belajar menghasilkan solusi yang dapat memberikan nilai bagi tim maupun perusahaan.
Menurutnya, seseorang tidak bisa selamanya hanya menjadi penerima. Ada saatnya untuk berani mengambil peran dan memberikan sesuatu kepada orang lain. Justru melalui proses tersebut, ia merasa mendapatkan pembelajaran yang lebih besar dan bermakna untuk berkembang sebagai pribadi.
Dalam perjalanan tersebut, dukungan keluarga, terutama sang mama, menjadi salah satu kekuatan terbesar Joshua. Ia juga bersyukur atas dukungan dosen, teman-teman, serta rekan organisasi dan kompetisi yang turut membentuk perjalanan akademiknya.
Salah satu pengalaman yang paling membekas bagi Joshua bukan berasal dari satu momen tertentu, melainkan ketika berbagai tanggung jawab datang secara bersamaan. Ia pernah menghadapi situasi ketika deadline ujian, tanggung jawab mengoreksi nilai sebagai asisten laboratorium, dan deadline kompetisi harus diselesaikan dalam waktu yang berdekatan.
Situasi tersebut menguji kemampuannya dalam menentukan prioritas, mengelola waktu, dan menjaga kualitas di setiap tanggung jawab. Beruntung, Joshua dikelilingi teman-teman yang suportif sehingga mereka dapat saling membantu dan mencari solusi bersama hingga seluruh tugas dapat terselesaikan.
Dari pengalaman tersebut, ia menyadari bahwa saat menghadapi tantangan yang terasa paling berat justru dapat menjadi pelajaran yang paling berharga di kemudian hari.
Komitmen Joshua untuk terus berkembang juga membawanya meraih sejumlah pencapaian seperti penghargaan Best Performing Laboratory Assistant 2025 dan terpilih sebagai School of Information Systems Outstanding Student.
Ia juga meraih sejumlah prestasi melalui berbagai business case competition tingkat nasional. Bagi Joshua, penghargaan tersebut bukan sekadar hasil akhir, tetapi menjadi bukti bahwa konsistensi untuk terus belajar, mencoba hal baru, dan keluar dari zona nyaman membuatnya semakin percaya diri menghadapi tantangan berikutnya.
Tampilkan Semua
