JAKARTA, CILACAP.INFO – Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk melihat peluang dan pada saat bersamaan tetap melakukan manajemen risiko. Pahami bersama Tim Trading Desk FLOQ tentang strategi investasi terukur.
Analisa dari Trading Desk FLOQ
Di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi, FLOQ menilai bahwa pendekatan risk management menjadi semakin penting bagi investor kripto baru di Indonesia, terutama ketika pergerakan harga Bitcoin dan aset digital lainnya bergerak semakin agresif dalam waktu singkat.
Pada Rabu malam (6/5), harga Bitcoin tercatat mengalami kenaikan hingga menembus level US$81.697 pada pukul 20.45 WIB. Pergerakan ini melanjutkan tren volatilitas pasar kripto global yang dalam beberapa bulan terakhir dipengaruhi oleh berbagai sentimen makro, mulai dari arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, ketidakpastian geopolitik global, hingga meningkatnya arus investasi institusional ke aset digital.
Menurut FLOQ, kondisi tersebut menciptakan peluang besar bagi investor, namun sekaligus meningkatkan risiko, terutama bagi pengguna baru yang belum memiliki strategi trading dan pengelolaan risiko yang disiplin.
Industri Kripto Indonesia Memasuki Fase yang Lebih Matang
Pertumbuhan industri aset kripto Indonesia sendiri terus menunjukkan perkembangan signifikan. Per Mei 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pengguna aset kripto di Indonesia telah mencapai 21,37 juta akun, meningkat dibandingkan 19,08 juta pengguna pada Oktober 2025. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto per Maret 2026 tercatat mencapai Rp22,24 triliun, dengan total transaksi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp482,23 triliun.
Selain pertumbuhan jumlah investor, OJK juga mencatat terdapat 29 entitas yang telah memperoleh persetujuan dalam ekosistem aset kripto Indonesia, termasuk bursa, lembaga kliring, kustodian, dan pedagang aset kripto fisik (PAKD). Dari jumlah tersebut, 24 entitas merupakan pedagang aset kripto resmi. Hingga Maret 2026, tercatat pula sebanyak 1.464 jenis aset kripto diperdagangkan di pasar Indonesia.

