Ketika imun tubuh menurun, jamur pada kucing dapat berkembang lebih cepat dan menyebabkan infeksi kulit.
3. Kontak dengan Kucing Lain yang Terinfeksi
Jamur pada kucing juga dapat menular melalui kontak langsung dengan kucing lain yang sudah terinfeksi. Misalnya saat bermain bersama atau menggunakan tempat tidur yang sama.
4. Kurangnya Perawatan Bulu
Perawatan bulu yang kurang optimal juga bisa memicu jamur pada kucing. Bulu yang kusut atau jarang disisir dapat menyimpan kotoran dan kelembapan yang mendukung pertumbuhan jamur.
Rekomendasi Artikel lainnya: (Penyebab Scabies pada Kucing)
Cara Mengatasi Jamur Pada Kucing
1. Membersihkan Lingkungan Kucing: Langkah pertama mengatasi jamur pada kucing adalah menjaga kebersihan lingkungan. Pastikan tempat tidur, kandang, dan area bermain kucing selalu bersih dan kering.
2. Menggunakan Perawatan Medis yang Tepat: Jika jamur pada kucing sudah cukup parah, Pawfriends sebaiknya berkonsultasi dengan dokter hewan. Biasanya dokter akan memberikan obat antijamur, baik dalam bentuk salep, sampo, atau obat oral.
3. Memberikan Nutrisi untuk Kesehatan Kulit dan Bulu: Selain pengobatan, nutrisi juga sangat penting dalam proses pemulihan jamur pada kucing. Makanan yang mendukung kesehatan kulit dan bulu dapat membantu memperkuat sistem imun. Pawfriends bisa memberikan makanan seperti Deli-Joy Skin & Coat dari Unicharm Indonesia yang diformulasikan untuk membantu menjaga kesehatan kulit dan bulu kucing.
Produk dari Unicharm Indonesia yang diformulasikan khusus untuk kesehatan kulit dan bulu yang mengandung:
1. Minyak Ikan serta Omega 3 dan 6: Membantu menjaga kesehatan kulit dan bulu.
2. Protein Berkualitas Tinggi: 100% Ikan Asli
3. Tanpa pengawet & tanpa pewarna
4. Bersertifikat halal
Nutrisi dalam produk ini dapat membantu mendukung pemulihan kulit sekaligus menjaga bulu tetap sehat, sehingga risiko jamur pada kucing dapat diminimalkan.
Tampilkan Semua
