Meningkatnya minat masyarakat ke arah Pematang Siantar ini diyakini berkaitan erat dengan status kawasan Danau Toba di mata dunia. “Semakin dikenalnya keindahan Danau Toba, Pulau Samosir, dan sekitarnya, membuat banyak orang ingin mengunjungi kawasan yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Global Geopark sejak tahun 2020 tersebut, dan KA Siantar Ekspres menjadi salah satu transportasi favorit,” tambah Anwar.
Selain faktor wisata dunia, pendorong utama lainnya adalah letak geografis fasilitas KAI yang sangat strategis. Lokasi Stasiun Siantar yang berada tepat di jantung Kota Pematang Siantar memudahkan para pelanggan yang akan melanjutkan berwisata di sekitar kota, seperti wisata kuliner maupun ke kebun binatang.
“Dengan capaian positif pada Februari ini, KAI Divre I Sumut terus memperkuat kesiapan operasional, terutama menjelang masa Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi fokus utama,” pungkas Anwar.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES


