Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, bersama Wali Kota Cilegon Robinsar, dan disaksikan oleh Forkopimda Kota Cilegon serta jajaran Direksi Pelabuhan Cilegon Mandiri.
Akses Pelabuhan sebagai Leverage Bisnis dan Daya Saing Logistik
Kesepakatan ini menjadi bagian dari strategi Krakatau Steel Group dalam memperkuat konektivitas rantai pasok industri baja dan sektor terkait, sekaligus mendorong efisiensi biaya logistik yang berdampak langsung pada daya saing bisnis.
“Kesepakatan ini kami pandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat konektivitas industri dan logistik. Akses pelabuhan yang lebih optimal akan membantu kelancaran distribusi bahan baku maupun produk, sekaligus menciptakan efisiensi biaya logistik yang penting bagi keberlanjutan bisnis Krakatau Steel Group,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).
Sinergi Pemerintah dan BUMN Dorong Nilai Ekonomi Kawasan
Lebih dari sekadar kerja sama administratif, kesepakatan ini mencerminkan sinergi konkret antara pemerintah daerah dan BUMN dalam mengoptimalkan aset strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“MoU ini dilandaskan oleh good will. Kita ingin aset negara, baik milik BUMN maupun Pemerintah Kota, bisa berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem industri yang paling siap di Indonesia,” tambah Dr. Akbar Djohan.
Tampilkan Semua

