Tak sedikit juga penumpang yang memanfaatkan layanan ini untuk berwisata lokal saat akhir pekan, libur Lebaran, maupun cuti bersama. Akses yang mudah, jadwal yang teratur, dan tarif yang terjangkau menjadikan KA ini favorit baru para pelancong.
Selain wisata, konektivitas antara kota-kota di Sulawesi Selatan juga menjadi semakin efisien, mendukung pergerakan ekonomi regional terutama sektor UMKM dan pariwisata berbasis lokal. Sejak awal dioperasikan, layanan ini memang dirancang tidak hanya sebagai moda transportasi tapi sebagai motor penggerak pembangunan Sulawesi. Peningkatan fasilitas, peningkatan layanan, dan sinergi dengan Pemda juga terus dilakukan.
“KAI berharap tren positif ini bisa terus tumbuh. Dengan semangat melayani dan dukungan masyarakat. KA Makassar–Parepare bukan akhir dari sebuah cerita pembangunan infastruktur, justru ini adalah awal dari semakin banyak cerita hebat dari rel pertama di Sulawesi,” tutup Anne.
Tampilkan Semua

