Apresiasi juga disampaikan Ketua PERTUNI Semarang, Achyani, yang merupakan salah satu peserta PIJAR sekaligus terapis dan instruktur pijat netra. Menurutnya, program ini memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas netra untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang memperoleh penghasilan secara mandiri.
“Terima kasih kepada PT Pelindo Sinergi Lokaseva yang telah memberikan program ini kepada kami. Semoga program ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kami dalam kehidupan sehari-hari, khususnya agar kami dapat memperoleh rezeki secara mandiri dari keterampilan yang kami miliki,” ujar Achyani.
Sejak diluncurkan pada tahun 2024 hingga saat ini, Program PIJAR telah menjangkau 70 orang penyandang disabilitas netra di Jakarta dan Semarang. Sebagian peserta kini telah aktif memberikan layanan pijat secara mandiri maupun bekerja pada usaha kesehatan tradisional.
Program Sahabat Inspiratif Pelindo – PIJAR juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDGs 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan. Inisiatif ini turut mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya Asta Cita ke-4 yang menekankan pembangunan sumber daya manusia, peningkatan kualitas hidup, dan penguatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan dan membangun usaha yang berkelanjutan. Ke depan, PT PSL akan terus mengembangkan program pemberdayaan yang memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” tutup Dewi.
Tentang PT Pelindo Sinergi Lokaseva
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (sebelumnya PT Pelindo Solusi Logistik) atau PT PSL merupakan salah satu dari empat anak usaha BUMN Kepelabuhanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dibentuk pasca integrasi Pelindo pada 1 Oktober 2021. PT PSL menjalankan mandat sebagai pengelola klaster bisnis hinterland development yang berfokus pada pengembangan area pendukung pelabuhan dan terminal, pengelolaan properti, dan pengembangan marina. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem kepelabuhanan nasional, meningkatkan volume kargo, mendukung peningkatan pariwisata maritim yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua
