Opini: Cantik-Cantik tapi Suka Ponzi dan Owner Media Siber Ikutan Apa Dampaknya?

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Wanita adalah insan yang diciptakan dengan segala bentuk daya tarik, baik yang polosan ala model maupun yang berjilbab, apalagi jika memang memiliki wajah yang cantik nan ayu.

Entah mengapa wanita selalu jadi daya tarik, bahkan showroom kendaraan juga menggunakan jasa wanita untuk mempromosikannya atau bisa disebut SPG (Sales Promotion Girl).

Tak ada yang salah, memang dunia ini diciptakan penuh warna dan segala perbedaanya meskipun sama bahwa aku, dia, dan mereka adalah manusia yang diciptakan Tuhan.

Sedari lahir kita yang dapat melihat dunia ini sudah menjadi pemenang, dimana bertarung di antara beribu-ribu sel sperma yang akhirnya hanya satu yang jadi.

Berbicara mengenai bisnis jaringan, wanita juga memiliki peran penting dalam mempromosikan suatu bisnis hingga akhirnya bisa klosing.

Namun ada juga yang mengandalkan paras cantik tiba-tiba menawarkan pekerjaan, yang malahan justru suruh ikut suatu bisnis jaringan berjenjang.

Ada lagi yang entah karena hobi atau keasyikan dengan makan uang teman, sehingga promosinya di platform media sosial adalah bisnis yang terindikasi ponzi.

Hampir dalam setiap unggahannya tak cukup satu yang ia jadikan bisnis yang menggiurkan melainkan lebih, mau dikatakan tak setia dan tak punya komitmen, namanya sedang asyik menikmati hasil ponzi, sehingga ketagihan, masa bodoh dengan omongan orang yang terpenting cair.

Itu saja mungkin bukanlah persoalan yang rumit, pasalnya tinggal hapus saja si cewe dari peredaran (Unsubscribe, Unfollow) maka beres.

Akan tetapi jika owner media siber ikut terlibat bisnis ponzi atau money game dan medianya turut serta mempromosikannya, ini yang berbahaya, apalagi jika bisnis yang diikutinya scam, dampaknya tidak hanya pada media tersebut namun juga bisa ditinggalkan pengunjung setia yang notabene adalah masyarakat pencari dan pelanggan berita-berita nya.

Komentar