Gelar Salat Ied di Lapangan Pertamina RU IV Tetap Patuhi Protocol Covid-19

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Suasana khidmat tampak jelas menyelimuti lapangan di Komperta Gunung Simping, Cilacap, pada Jumat, 31 Juli 2020. Sejak pagi hari tak kurang dari lima ratusan orang berkumpul guna menunaikan Salat Idul Adha.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pertamina RU IV Cilacap menyelenggarakan shalat Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1441 Hijriah. Tak hanya di Gunung Simping, dua kompleks perumahan pekerja di lingkungan RU IV juga menggelar Salat Id.

Bagi pekerja yang tinggal di komperta Lomanis, Salat Ied dilangsungkan di area Gedung Patra Ria, sementara yang menempati rumah di Komperta Katilayu melaksanakannya di Masjid Baitussalam.

Menurut Hatim Ilwan, Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap, teknis penyelenggaraan Salat Idul Adha tahun ini berbeda. Pandemi COVID-19 yang masih belum menunjukkan perbaikan membuat pelaksanaan Salat Id dijalani dengan aturan yang sangat ketat. “Dalam pelaksanaan Salat Id kami terapkan protokol COVID-19 secara ketat,” ujarnya.

Hatim menegaskan, pihaknya sangat serius menerapkan protokol COVID-19 dalam pelaksanaan Salat Id kali ini. Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 36 Tahun 2020, tentang Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban saat wabah COVID-19 menjadi rujukannya.

Selain menerapkan social distancing antar jamaah, pihaknya pun meminta agar tetap menggunakan masker dan membawa alat shalat (sajadah) sendiri. “Kami juga melakukan pengecekan suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, General Manager PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Joko Pranoto menegaskan akan pentingnya jamaah yang hadir menerapkan protokol tersebut secara ketat. “Walaupun Cilacap tergolong zona hijau, kewaspadaan tetap harus dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Joko juga mengingatkan agar lebih banyak bersyukur dan semakin mengasah jiwa pengorbanannya di momen Idul Adha tahun ini. “Pengorbanan yang telah dicontohkan Nabi Ibrahim patut menjadi teladan bagi kita semua,” ujarnya. *RU IV/HM

Komentar