Pada tahun 2026, Pemerintah menyediakan kuota sebanyak 350.000 unit rumah subsidi melalui Program FLPP. Artinya, kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memiliki rumah pertama masih terbuka.
Hingga 4 September 2026, realisasi sementara Program FLPP periode 1 Januari–3 September 2026 telah mencapai 144.691 unit rumah, dengan nilai pembiayaan sebesar Rp17,99 triliun.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Dengan kuota yang masih tersedia, BP Tapera mendorong masyarakat yang belum memiliki rumah untuk mulai mencari informasi, mempertimbangkan kemampuan finansial, dan melihat peluang kepemilikan rumah melalui Program FLPP.
Dari pedagang sembako seperti Rosmini, tukang becak, ustaz, pedagang cilok, satpam, asisten rumah tangga, hingga generasi muda berusia 19–25 tahun, setiap penerima manfaat memiliki cerita dan titik awal yang berbeda. Namun, mereka membuktikan bahwa impian memiliki rumah dapat diwujudkan ketika ada kemauan untuk berusaha dan keberanian mengambil kesempatan.
Karena rumah pertama bukan tentang seberapa besar penghasilanmu. Tapi tentang keberanian mengambil langkah pertama untuk masa depan.
Tentang BP Tapera
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) adalah lembaga pemerintah yang dibentuk untuk menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang guna pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau bagi peserta
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua