“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam Program Pelita 2026. Anak-anak merupakan investasi terbesar bagi masa depan bangsa, sehingga upaya pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang baik bagi ibu. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting,” ungkap Ester.
Program Pelita merupakan inisiatif TJSL PT PSL di bidang sosial kemasyarakatan yang telah berjalan sejak 2024. Pada tahap awal, program menyasar 10 anak yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah sekitar operasional perusahaan. Pada 2025, cakupan program meningkat menjadi 20 anak penerima manfaat dengan intervensi yang dirancang untuk mendukung peningkatan status gizi dan kualitas tumbuh kembang anak.
Program TJSL Pelita menjadi bagian dari kontribusi PT PSL dan Pelindo Group dalam mendukung Asta Cita keempat, yaitu pembangunan sumber daya manusia. Program ini juga mencerminkan peran aktif BUMN di bawah Danantara Indonesia dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.
Bagi PT PSL, upaya membangun generasi yang sehat tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dimulai dari membangun pengetahuan, kebiasaan, dan kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri. Melalui kolaborasi bersama masyarakat, pemerintah, dan entitas Pelindo Group, PT PSL berharap Program Pelita dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk menghadirkan generasi yang lebih sehat dan siap menyongsong masa depan.

