Perjalanan tersebut menjadi bagian dari transformasi Prodia dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih luas, dari laboratorium hingga klinik. Dengan menggabungkan layanan diagnostik, teknologi, serta berbagai layanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan individu, Prodia berupaya menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dalam menjaga kesehatan bukan hanya ketika membutuhkan pemeriksaan, tetapi juga ketika ingin memahami dan merawat kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.
Tentang Prodia Health Care
Prodia pertama kali didirikan di Solo pada 7 Mei 1973 oleh para pendiri berlatar belakang farmasi dengan komitmen menghadirkan hasil pemeriksaan terbaik dan layanan sepenuh hati.
Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi nasional maupun internasional, termasuk College of American Pathologists (CAP) selama 10 tahun berturut-turut. Akreditasi ini memastikan standar kualitas laboratorium Prodia mengacu pada standar internasional, sehingga hasil pemeriksaannya dapat digunakan di dalam maupun luar negeri.
Pada 7 Desember 2016, Prodia resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PRDA, setelah melakukan penawaran umum perdana sebanyak 187,5 juta saham dengan dana yang dihimpun sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 31 Maret 2026, Prodia memiliki 395 outlet di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di Indonesia, termasuk Prodia Health Care dan specialty clinics seperti Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre.
Untuk memudahkan akses layanan, Prodia juga menghadirkan Kontak Prodia melalui call center 1500-830 dan virtual assistant TANIA, serta layanan digital melalui U by Prodia yang tersedia di App Store dan Play Store.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua
