Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika

Mahasiswa Baru UPH Diajak Hidup Sehat Tanpa Narkoba
Universitas Pelita Harapan

JAKARTA, CILACAP.INFO – Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village.

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu tantangan serius yang mengancam masa depan generasi muda Indonesia, termasuk mahasiswa. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan prevalensi penyalahgunaan narkoba masyarakat Indonesia di rentang usia 15-64 tahun mencapai 2,11% pada 2025, atau setara dengan lebih dari 4,15 juta orang. Angka ini menegaskan pentingnya edukasi dan pencegahan sejak dini, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.

Kondisi ini mendorong Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village. Mengusung tema ‘Imago Dei: Created by God, Restored in Christ, Called to Transform’, pembekalan ini mengajak mahasiswa memahami bahwa manusia diciptakan serupa dan segambar dengan Allah. Karena itu, setiap individu memiliki nilai dan martabat, sekaligus tanggung jawab untuk menjaga kehidupan yang telah diberikan Tuhan, termasuk melalui pilihan hidup sehat dan bebas dari narkotika.

Memahami Dampak Narkoba terhadap Otak dan Tubuh 

Sosialisasi menghadirkan dr. Grace Beatrix, MM., Dokter Estetika; Dr. (Cand.) Renaldy Youbella Surya Winata, S.E., S.H., M.H., Kepala Bidang Kaderisasi Departemen Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi DPP GRANAT sekaligus alumni Program Studi Sarjana Hukum UPH angkatan 2019 dan Magister Hukum UPH angkatan 2023; Yemima Reina Manse, S.H., M.H., Advokat sekaligus anggota DPP GRANAT; serta Edmond Hariandja, Pendiri Vegan Runners Indonesia. Seluruh sesi dipandu oleh Yuanita Safira, S.E., dan Bagas Kurniawan, S.E., Wakil Sekretaris Jenderal DPP GRANAT.

Mengawali sesi, dr. Grace Beatrix melalui materi ‘What Drugs Can Do to Your Brain and Body: Why One Decision Can Change Everything’, menjelaskan dampak narkoba terhadap otak, khususnya sistem dopamin yang berkaitan dengan rasa senang.

“Ketika otak terus-menerus terpapar lonjakan dopamin dalam jumlah tinggi, otak akan beradaptasi dan menjadi kurang sensitif. Akibatnya, seseorang membutuhkan lebih banyak zat untuk mendapatkan efek yang sama. Inilah salah satu alasan penyalahgunaan narkoba dapat berkembang menjadi ketergantungan,” jelasnya.

Berani Memilih dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan 

Melalui materi ‘Choose Your Future, Not Drugs’,Dr. (Cand.) Renaldy Youbella Surya Winata mengajak mahasiswa memahami bahwa ajakan menggunakan narkoba dapat muncul dari lingkungan pertemanan, tekanan sosial, keinginan untuk diterima, hingga fear of missing out (FOMO).

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait