Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika

Mahasiswa Baru UPH Diajak Hidup Sehat Tanpa Narkoba
Universitas Pelita Harapan

“Berani mengatakan ‘tidak’ menunjukkan kemampuan kita menentukan batasan dan bertanggung jawab atas pilihan sendiri. Jangan sampai karena FOMO atau takut berbeda, kita mengikuti hal yang merugikan diri. Pilihan hari ini menentukan masa depan kita,” tegasnya.

Dari perspektif hukum, Yemima Reina Manse melalui materi ‘Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika’ menjelaskan aturan terkait narkotika, termasuk perbedaan konsekuensi hukum antara penggunaan untuk kepentingan medis, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika.

“Pengguna narkotika untuk diri sendiri dalam kondisi tertentu dapat direhabilitasi, sedangkan pelaku peredaran gelap dapat dikenai sanksi berat hingga pidana mati. Pemahaman ini penting agar narkotika digunakan sesuai tujuan medis dan tidak disalahgunakan,” jelasnya.

Membangun Lingkungan yang Mendukung Hidup Sehat 

Pesan mengenai pilihan hidup kemudian diperkuat melalui kisah Edmond Hariandja dalam sesi ‘Your Life is Your Choice’.  Ia membagikan pengalamannya mengenal ganja, alkohol, pergaulan bebas, hingga narkoba sejak SMP akibat keinginan untuk diterima dalam lingkungan pertemanan.

“Saya mulai mengenal ganja sejak kelas 2 SMP karena ingin diterima dalam pertemanan. Dari sana, semuanya berkembang semakin jauh. Saya akhirnya sadar, kalau ingin mengubah hidup, saya harus berani meninggalkan lingkungan tersebut,” ungkap Edmond.

Olahraga kemudian menjadi bagian dari titik balik kehidupannya. Ia menemukan lingkungan yang lebih positif dan kini aktif sebagai running coach sekaligus membangun komunitas Vegan Runners Indonesia.

“Orang memakai narkoba karena mengejar efek dopaminnya. Ketika saya keluar dari lingkungan tersebut dan mulai fokus pada olahraga, saya mendapatkan dopamin dan rasa bahagia dengan cara yang sehat. Olahraga membantu saya membangun kembali kehidupan dan menemukan lingkungan yang mendukung perubahan,” tuturnya.

Sosialisasi bersama DPP GRANAT menjadi pembekalan awal bagi mahasiswa baru UPH untuk memahami risiko narkoba, berani mengambil keputusan, dan membangun lingkungan hidup sehat, sejalan dengan makna Imago Dei dalam UPH Festival 2026 tentang nilai dan tanggung jawab hidup manusia.

Setelah rangkaian Pre-Event, perjalanan mahasiswa baru berlanjut dalam UPH Festival 2026 pada 13–15 Agustus 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village. Ke depannya, melalui pendidikan holistis dan berbagai program pengembangan diri, setiap mahasiswa dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Tentang Universitas Pelita Harapan

Universitas Pelita Harapan (UPH), didirikan pada tahun 1994 di Tangerang, Indonesia, adalah universitas Kristen swasta yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Pelita Harapan. Universitas ini dirancang oleh para pendirinya, yang dipimpin oleh Dr. James T. Riady, untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi yang berakar pada nilai-nilai Kristen, dengan tujuan membentuk lulusan yang berkarakter kuat dan berdaya saing global. Selama bertahun-tahun, UPH telah memperluas program akademiknya mencakup berbagai disiplin ilmu, mendorong inovasi dan kepemimpinan melalui fasilitas modern serta kemitraan internasional. Saat ini, UPH diakui sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia, berkomitmen pada pendidikan holistik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait