Sementara itu dalam kesempatan lain, Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta menyampaikan BSI merupakan bank syariah pertama di Indonesia yang mengimplementasikan pembiayaan dengan skema SLF. Ini juga membuktikan implementasi dukungan perbankan syariah terhadap pembangunan infrastruktur nasional berbasis hijau yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) serta selaras dengan nilai-nilai maqashid syariah.
“Penandatanganan SLF ini merupakan tonggak penting bagi industri perbankan syariah nasional sekaligus sinergi BUMN yang sejalan dengan visi asta cita pemerintah dalam hal memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan alam. Selain itu, sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI meyakini bahwa prinsip ESG & keberlanjutan memiliki keselarasan yang kuat dengan maqashid syariah,’’ ucap Bob.
Hingga Juni 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan di BSI mencapai Rp78,6 Triliun menyumbang sekitar 23% dari pembiayaan secara keseluruhan. Beberapa sektor usaha yang mendominasi diantaranya UMKM, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan, produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan ramah lingkungan (eco-efficient), energi terbarukan, kendaraan ramah lingkungan dan kegiatan usaha lainnya yang mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi rendah karbon di Indonesia.
Tampilkan Semua

