India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama
India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

Berbagai kegiatan masyarakat juga akan digelar, termasuk pertunjukan budaya dalam rangka Bijoya Sammeloni oleh Jakarta Bengali Association pada Oktober 2026, simposium sastra dan akademik mengenai pengaruh Tagore terhadap pemikiran Asia Tenggara pada November 2026, serta festival Tahun Baru Bengali Borsho Boron pada April 2027 yang merayakan tradisi pergantian tahun yang dimiliki kedua negara.

Selain itu, pameran foto mengenai perjalanan Tagore di Indonesia akan berkeliling ke berbagai kota di Indonesia sepanjang tahun dengan dukungan jaringan relawan muda serta berbagai platform digital untuk menjangkau generasi muda.

Perayaan Digelar di India dan Indonesia

Perayaan Tahun Tagore–Dewantara tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di India.

Memasuki Januari 2027, pameran warisan tekstil “Sarong to Saree” akan membuka rangkaian kegiatan tahun kedua. Pameran tersebut menghubungkan tradisi tenun Indonesia dengan Shantiniketan dan akan disertai peluncuran buku karya pakar tekstil Darshan Shah dari Weavers Studio, Kolkata.

Pada Agustus 2026, Nalanda University dan Universitas Jambi juga akan memulai kemitraan pendidikan yang mencakup pemasangan patung Atisha Dipankara di Museum Muara Jambi serta penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada Museum Balaputradewa di Palembang. Kedua inisiatif tersebut dimaksudkan untuk menghidupkan kembali hubungan sejarah yang telah terjalin lebih dari seribu tahun.

Selain itu, India dan Indonesia juga tengah mengusulkan penerbitan perangko peringatan bersama oleh Pos Indonesia dan India Post sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Rangkaian Tahun Tagore–Dewantara dijadwalkan ditutup pada Agustus atau September 2027 melalui penyelenggaraan konferensi internasional di Bali yang akan mempertemukan para akademisi dan cendekiawan dari berbagai negara di kawasan.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, lokasi, dan mekanisme pendaftaran setiap kegiatan akan diumumkan secara bertahap melalui Kedutaan Besar India di Jakarta, Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC), serta berbagai organisasi masyarakat India di Indonesia yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait