India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama
India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

Pertukaran tersebut mempertemukan dua tradisi pendidikan yang tumbuh di India dan Indonesia. Hingga kini, warisan Ki Hadjar Dewantara tetap menjadi landasan sistem pendidikan Indonesia melalui semboyan Tut Wuri Handayani, sementara gagasan Tagore terus dikenang sebagai salah satu filosofi pendidikan paling berpengaruh di Asia.

Modi dan Prabowo Soroti Warisan Bersama

Dalam pernyataan pers bersama setelah pertemuan bilateral, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan kedua negara akan memperingati satu abad kunjungan bersejarah Gurudev Rabindranath Tagore ke Indonesia.

“Perjalanan Indonesia dalam membangun bangsa banyak dipengaruhi oleh pendidik visioner sekaligus Menteri Pendidikan pertamanya, Ki Hajar Dewantara. Falsafah pendidikan beliau sangat dipengaruhi oleh gagasan Gurudev Tagore. Sebagai penghormatan terhadap warisan intelektual dan budaya bersama tersebut, India dan Indonesia akan memperingatinya sebagai Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan,” ujar Modi.

Presiden Prabowo Subianto juga menyambut baik peluncuran inisiatif tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, serta penetapan Tahun Tagore–Dewantara 2026–2027, mencerminkan eratnya hubungan peradaban antara Indonesia dan India.

Menurut Prabowo, berbagai inisiatif tersebut sekaligus mempertegas komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, riset dan teknologi, kebudayaan, serta hubungan antar masyarakat.

Diawali Pameran Foto dan Peluncuran Buku

Peluncuran Tahun Tagore–Dewantara bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Modi ke Indonesia pada 7 Juli 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, Kedutaan Besar India menyelenggarakan pameran foto perjalanan Rabindranath Tagore di Indonesia di Jakarta International Convention Centre (JICC), lokasi penyelenggaraan acara komunitas yang dihadiri Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi.

Pada kesempatan yang sama, penulis Arindam Mukherjee menyerahkan bukunya yang berjudul Rabindranath Tagore’s Indonesian Odyssey: A Cultural Pilgrimage kepada Perdana Menteri Modi sebagai penghormatan terhadap perjalanan bersejarah Tagore di Indonesia.

Beragam Agenda Budaya Hingga September 2027

Selama 15 bulan ke depan, berbagai kegiatan budaya dan pendidikan akan diselenggarakan di Indonesia untuk melibatkan masyarakat luas.

Di bidang fesyen, Indonesia Fashion Week akan menghadirkan desainer Shantiniketan Papri Basak, yang akan memadukan motif khas India dengan batik Indonesia pada Agustus 2026.

Di bidang perfilman, Tagore Film Festival akan menghadirkan adaptasi sinematik berbagai karya Rabindranath Tagore bagi masyarakat umum dan kalangan akademisi di Jakarta pada September 2026.

Di sektor pendidikan, akan diselenggarakan Kuis Tagore–Dewantara di sejumlah kota di Indonesia. Program ini juga akan diikuti dengan pengenalan pembelajaran bahasa Sanskerta di sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur dan Bali, mengingat bahasa daerah di kedua wilayah tersebut memiliki keterkaitan sejarah yang kuat dengan bahasa Sanskerta.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait