Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi

PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Multi Terminal

MEDAN, CILACAP.INFO – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat perannya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Berlandaskan keyakinan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak terlepas dari dukungan masyarakat di sekitarnya, Pelindo Multi Terminal berkolaborasi dengan Pelindo Regional 1 menghadirkan berbagai program yang berfokus pada penguatan pilar pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu menciptakan peluang kerja dan membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut kembali diimplementasikan melalui peluncuran Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi Barista dan Pengolahan Hasil Laut yang diikuti oleh 32 orang dari enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan. Program dibuka di Grha Pelindo, Medan, pada Senin (6/7), sebelum peserta mengikuti rangkaian pelatihan vokasi, magang, dan pendampingan yang akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan sebagai mitra pelatihan serta Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra pelaksana dan fasilitator pendampingan.

Dalam sambutannya, VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pelindo Multi Terminal, Zulhendri, menegaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga mempersiapkan peserta agar mampu memanfaatkan kompetensi yang dimiliki sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

“Pelatihan ini bukan sekadar datang, mengikuti kelas, lalu memperoleh sertifikat. Yang lebih penting adalah bagaimana kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri. Kami berharap program ini mampu melahirkan tenaga kerja yang siap bersaing sekaligus mendorong lahirnya UMKM yang memiliki daya saing sehingga dapat berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat Belawan,” ujar Zulhendri.

Perwakilan Baitulmaal Muamalat sekaligus Pembimbing Teknis Program, Rizky Ardani Situmorang, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara bertahap agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pelatihan, tetapi juga pengalaman praktik serta pendampingan yang berkelanjutan sehingga kompetensi yang dimiliki dapat diterapkan secara nyata.

“Pelatihan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian program yang telah disusun. Setelah mengikuti pelatihan di BBPVP Medan, peserta akan melanjutkan proses magang dan pendampingan agar kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” jelas Rizky.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait