Program vokasi terdiri atas dua bidang pelatihan, yaitu barista dan pengolahan hasil laut, yang masing-masing diikuti oleh 16 peserta. Pelatihan akan dilaksanakan di BBPVP Medan mulai 13 Juli 2026 dengan durasi 18 hari untuk kelas barista dan lima hari untuk kelas pengolahan hasil laut. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengikuti proses magang serta pendampingan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kompetensi dan kemandirian usaha.
Sebagai bentuk komitmen seluruh pihak dalam menyukseskan program, kegiatan pembukaan ditutup dengan penandatanganan surat pernyataan komitmen oleh seluruh penerima manfaat sebagai langkah awal mengikuti rangkaian rangkaian program hingga selesai.
Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, mengapresiasi inisiatif Pelindo yang dinilai memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda Belawan, untuk meningkatkan kompetensi dan membangun masa depan yang lebih baik melalui keterampilan vokasi.
“Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan. Mari bersama-sama menunjukkan bahwa masyarakat Belawan memiliki semangat, kompetensi, dan kemampuan untuk berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi daerah,” ujar Robby.
Melalui program TJSL yang berfokus pada pilar pendidikan dan pengembangan masyarakat, Pelindo terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, lembaga pelatihan, dan mitra pelaksana, perusahaan berharap program ini dapat melahirkan sumber daya manusia yang lebih kompeten dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


