Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis

Presiden Prabowo bersama PM Modi
Presiden Prabowo bersama PM Modi

JAKARTA, CILACAP.INFO – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership) Indonesia dan India melalui penandatanganan 14 nota kesepahaman (MoU) serta pengumuman enam inisiatif strategis yang mencakup sektor pertahanan, keamanan maritim, kesehatan, pertanian, pendidikan, teknologi digital, hingga pelestarian warisan budaya.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral kedua pemimpin di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7), yang menjadi agenda utama kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia.

Selain membahas hubungan bilateral, kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai perkembangan kawasan Indo-Pasifik serta peluang memperluas kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke India sebelumnya dan menjadi bagian dari upaya kedua negara menjaga momentum hubungan yang terus berkembang sejak Indonesia dan India meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2018.

14 MoU Perluas Kerja Sama Strategis

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan India menyepakati 14 nota kesepahaman yang memperluas cakupan kerja sama di berbagai bidang strategis.

Di sektor keamanan, kedua negara memperpanjang protokol kerjasama keselamatan dan keamanan maritim serta menandatangani nota kesepahaman mengenai penanggulangan bencana.

Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik sekaligus meningkatkan kapasitas menghadapi berbagai tantangan keamanan non-tradisional dan bencana alam.

Pada sektor industri, kedua negara menyepakati kerja sama di bidang mineral dan teknologi untuk rantai pasok industri baja. Kesepakatan ini sejalan dengan agenda hilirisasi Indonesia dan upaya memperkuat rantai pasok mineral kritis yang dibutuhkan dalam industri kendaraan listrik, energi bersih, serta manufaktur berteknologi tinggi. Kerja sama tersebut turut diperkuat melalui pembentukan usaha patungan strategis antara Steel Authority of India Limited (SAIL) dan PT Krakatau Steel.

Kerja sama di bidang kesehatan juga menjadi salah satu fokus utama melalui kolaborasi pengembangan tenaga kesehatan dan regulasi produk medis. Dengan pengalaman India sebagai salah satu produsen obat dan vaksin terbesar di dunia, kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas industri kesehatan Indonesia sekaligus mendorong transfer pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi.

Selain itu, kedua negara memperluas kolaborasi di bidang telekomunikasi, pertanian, pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu, serta riset, teknologi, dan inovasi.

Sejumlah kemitraan antar pelaku industri juga diumumkan, termasuk kontrak sistem pertahanan rudal BrahMos antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan Indonesia, kerja sama rudal udara-ke-udara antara Bharat Dynamics Limited (BDL) dan Republikorp, kolaborasi pengembangan material logam, serta kerja sama pendidikan manajemen antara Indian Institute of Management Bangalore dan PT Intelligentsia Grahatama.

Enam Inisiatif Baru, ION Jadi Sorotan

Selain penandatanganan MoU, Presiden Prabowo dan PM Modi juga mengumumkan enam inisiatif strategis yang akan menjadi arah baru kerja sama Indonesia dan India.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait