Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem
Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

JAKARTA, CILACAP.INFO – Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di provinsi ini mencapai 74,70 persen, tertinggi secara nasional.

Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi, Universitas Amikom Yogyakarta menghadirkan Amikom Creative Economy Park (ACEP) sebagai ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan, industri kreatif, inovasi, dan kewirausahaan dalam satu lingkungan kampus.

Saat ini Universitas Amikom Yogyakarta memiliki sekitar 10.000 mahasiswa aktif yang belajar dalam lingkungan pendidikan berbasis teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan.

Pengembangan ekosistem tersebut didukung oleh tiga fakultas utama, yaitu Fakultas Ilmu Komputer (FIK), Fakultas Ekonomi dan Sosial (FES), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Ketiga fakultas tersebut menghadirkan program studi yang relevan dengan kebutuhan industri digital dan ekonomi kreatif, mulai dari informatika, kecerdasan buatan, ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, bisnis digital, akuntansi, arsitektur, geografi, hingga perencanaan wilayah dan kota.

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof. Dr. Mohammad Suyanto, M.M., mengatakan bahwa Amikom tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas kreatif.

“Di Amikom, mahasiswa tidak hanya belajar untuk mencari pekerjaan, tetapi juga dipersiapkan untuk menciptakan pekerjaan. Melalui Amikom Creative Economy Park, kami membangun ekosistem yang memungkinkan mahasiswa terlibat langsung dalam industri kreatif sejak masih berada di bangku kuliah,” ujarnya.

Melalui ACEP, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman industri secara langsung melalui berbagai teaching industry dan unit kreatif yang berada di lingkungan kampus, seperti studio animasi, studio gim, software house, radio, televisi, motion capture studio, pusat inovasi, hingga technopreneur center.

Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan produk, mengelola proyek, serta memahami kebutuhan industri sebelum lulus.

Ekosistem tersebut telah melahirkan berbagai karya dan inovasi yang mendapatkan pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Mahasiswa dan alumni Amikom terlibat dalam pengembangan animasi, film, aplikasi digital, serta startup teknologi.

Untuk memperkuat daya saing global, Amikom juga menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra internasional, termasuk institusi dan pelaku industri kreatif dari Silicon Valley dan Hollywood.

Komitmen terhadap inovasi dan kewirausahaan turut mengantarkan Universitas Amikom Yogyakarta meraih berbagai pengakuan internasional.

Pada 2024, Amikom berhasil meraih Peringkat 1 Dunia kategori Leadership dan Peringkat 2 Dunia kategori Symbol/Promotion dalam World University Rankings for Innovation (WURI) 2024.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait