JAKARTA, CILACAP.INFO – Harga emas dunia diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Rabu (17/6).
Meskipun sempat mengalami fluktuasi dalam beberapa sesi terakhir, pergerakan logam mulia masih didukung oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang cukup positif.
Kondisi tersebut membuat prospek emas dalam jangka pendek tetap mengarah ke atas, selama tekanan beli masih mampu menjaga harga bertahan di area support penting.
Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada grafik empat jam (H4) masih menunjukkan struktur bullish yang cukup kuat.
Harga emas dinilai masih mampu mempertahankan tren kenaikan setelah berhasil bertahan di atas area support kedua yang sebelumnya menjadi titik perhatian pelaku pasar.
Menurut Geraldo, hingga saat ini belum ada sinyal yang menunjukkan perubahan arah menjadi bearish.
Hal tersebut terlihat dari belum terbentuknya penutupan candlestick di bawah level support yang telah diuji sebelumnya.
Selama area tersebut tetap bertahan, peluang emas untuk melanjutkan penguatan masih cukup besar.
Dari sisi teknikal, harga juga berhasil membentuk swing low baru di kisaran 4.328. Terbentuknya pola tersebut menunjukkan bahwa minat beli kembali muncul ketika harga berada di area support.
Situasi ini menjadi salah satu indikasi bahwa pelaku pasar masih melihat peluang kenaikan sehingga tekanan beli tetap mendominasi perdagangan.
Apabila momentum positif tersebut terus berlanjut, harga emas diperkirakan berpotensi menguji level resistance pertama di area 4.354.
Jika level tersebut berhasil ditembus, ruang kenaikan diperkirakan masih terbuka hingga mencapai resistance berikutnya di kisaran 4.369.
Kedua level ini menjadi area yang akan diperhatikan investor sebagai target penguatan dalam jangka pendek.
Selain pola pergerakan harga yang masih mendukung tren naik, indikator teknikal juga memperlihatkan kondisi yang cukup positif.
Indikator Stochastic masih bergerak naik menuju area overbought atau jenuh beli. Meski indikator tersebut telah mendekati zona overbought, hingga kini belum muncul tanda-tanda pelemahan momentum maupun sinyal pembalikan arah yang kuat.
Dengan demikian, tekanan beli masih dinilai cukup dominan untuk menjaga kenaikan harga emas.
Dari sisi fundamental, emas juga masih mendapatkan dukungan dari meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.
Ketidakpastian ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda membuat sebagian investor memilih mengalihkan dananya ke instrumen yang dianggap lebih aman.
Kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, dinamika geopolitik, hingga tingginya volatilitas di pasar keuangan menjadi faktor yang terus menopang permintaan terhadap emas.
Tampilkan Semua

