Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

ITSEC Asia Perkenalkan Bronyx
ITSEC Asia Perkenalkan Bronyx

Tantangan utamanya terletak pada kecepatan perubahan lingkungan digital yang kini jauh lebih tinggi dibandingkan frekuensi assessment yang dilakukan.

Sementara itu, pelaku kejahatan siber tidak bekerja berdasarkan jadwal audit atau kebutuhan compliance perusahaan.

Mereka secara aktif melakukan scanning terhadap aset yang terhubung ke internet, memantau kerentanan yang baru dipublikasikan, dan mencari celah yang dapat dimanfaatkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, waktu antara sebuah kerentanan diumumkan dan upaya eksploitasi pertama dilakukan menjadi semakin singkat. Dalam banyak kasus, serangan sudah mulai terjadi hanya dalam hitungan jam atau beberapa hari setelah kerentanan dipublikasikan.

Kondisi tersebut menciptakan ketimpangan yang cukup besar.

Organisasi memvalidasi keamanan secara berkala.

Sementara penyerang mengujinya setiap saat.

Karena itulah semakin banyak organisasi mulai mengubah cara pandangnya terhadap keamanan siber.

Penetration test tahunan tetap penting, tetapi tidak lagi dipandang sebagai satu-satunya mekanisme untuk memahami tingkat risiko yang dimiliki organisasi.

Konsep continuous security validation mulai mendapatkan perhatian lebih besar.

Pendekatan ini memungkinkan organisasi memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan mereka serta mendeteksi potensi risiko lebih awal.

Tujuannya bukan menggantikan penetration test tradisional, melainkan melengkapinya.

ITSEC Asia meyakini bahwa masa depan offensive security akan ditentukan oleh kolaborasi antara manusia dan artificial intelligence.

“Masa depan offensive security bukan tentang manusia melawan AI. Justru kombinasi Human dan AI memungkinkan organisasi memperoleh visibilitas yang lebih baik serta menjalankan validasi keamanan secara lebih konsisten di tengah lingkungan yang terus berubah,” tambah Patrick.

Sebagai bagian dari transformasi menuju perusahaan yang semakin AI-driven, PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) memperkenalkan Bronyx.ai, platform AI-powered autonomous penetration testing yang dirancang untuk membantu organisasi menjalankan continuous security validation melalui kombinasi kemampuan Human dan AI.

Bronyx.ai memungkinkan organisasi memperoleh hasil pengujian yang lebih cepat, cakupan validasi yang lebih luas, serta laporan yang siap mendukung kebutuhan audit dan compliance.

Dengan pendekatan tersebut, organisasi dapat menjaga tingkat keamanan yang lebih konsisten seiring berkembangnya lingkungan digital dan meningkatnya kompleksitas ancaman.
Saatnya Beralih ke Pendekatan yang Lebih Berkelanjutan
Pada akhirnya, tujuan utama keamanan siber bukan sekadar memenuhi kewajiban compliance atau menghasilkan laporan tahunan.

Yang lebih penting adalah memastikan bahwa organisasi memiliki visibilitas terhadap risiko yang terus berkembang.

Sama seperti menjaga kesehatan, keamanan siber bukan sesuatu yang cukup diperiksa setahun sekali.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait