JAKARTA, CILACAP.INFO – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau kembali mengalami tekanan cukup besar pada perdagangan hari Selasa, 5 Mei 2026 hingga menyentuh level Rp17.418 per dolar Amerika Serikat (AS). Bertepatan dengan ini Bittime hadir dengan fitur IDR Swap zero fees yang memungkinkan investor menukarkan Rupiah secara langsung ke dalam bentuk aset kripto.
Sebelumnya, berdasarkan laporan dari artikel Asatunews, penyebab utama di balik tertekannya mata uang Rupiah ini adalah meningkatnya ketegangan geopolitik internasional, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran di wilayah strategis Selat Hormuz.
Eskalasi militer tersebut memicu tentunya kekhawatiran besar akan terganggunya jalur distribusi energi dunia yang sangat vital, yang dampaknya tidak hanya terasa pada sektor politik, tetapi juga langsung menghantam sektor ekonomi dengan memicu ketidakstabilan harga komoditas global.
Kekhawatiran pasar semakin diperparah oleh lonjakan harga minyak dunia yang terjadi secara serentak di berbagai pasar internasional. Harga minyak mentah jenis Brent dilaporkan melonjak hingga mencapai level $114.44 per barel, sementara jenis West Texas Intermediate turut merangkak naik ke posisi $106.42 per barel.
Tingginya biaya energi global ini secara otomatis memberikan tekanan tambahan bagi stabilitas ekonomi negara-negara berkembang seperti Indonesia, sehingga masyarakat perlu mencari instrumen alternatif yang dapat menjaga daya beli mereka di tengah situasi inflasi ini.
Sehingga masyarakat Indonesia khususnya para investor mulai berhati-hati dan mencari alternatif lindung nilai pada aset-aset diversifikasi yang cenderung lebih stabil.
Di sisi lain, fitur IDR Swap pada platform Bittime memungkinkan investor menukarkan aset rupiah (IDR) ke dalam bentuk aset kripto. Hal ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efisien dan mudah dimanfaatkan oleh investor baru.
Tampilkan Semua

