JAKARTA, CILACAP.INFO – Startup teknologi finansial asal Indonesia, Duluin, meraih penghargaan “Startup of the Year” dalam ajang Startup Innovation Weekend 2026 Grand Award yang digelar pada 24–26 April 2026 di Phnom Penh, Kamboja.
Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, resmi dinobatkan sebagai Startup of the Year dalam ajang Startup Innovation Weekend 2026 Grand Award yang digelar di Phnom Penh, Kamboja, 24-26 April 2026, mengalahkan 30 startup inovatif dari lebih dari 10 negara se-Asia.
Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh International Creativity & Innovation Award (ICIA), sebuah platform global yang telah memberdayakan para inovator di 40 negara. Memasuki edisi ketiganya, Startup Innovation Weekend (SIW) 2026 mempertemukan 30 startup pilihan dari seluruh kawasan Asia dalam serangkaian sesi pitch, B2B matching, klinik mentorship, hingga puncaknya berupa Gala Award Ceremony yang dihadiri lebih dari 300 peserta dari ekosistem startup regional.
Sebagai salah satu wakil Indonesia, Duluin tampil memukau dalam sesi Pitch Gauntlet di hadapan panel internasional yang terdiri dari investor, mentor, dan pelaku ekosistem startup kawasan ASEAN. CEO Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, memaparkan bagaimana platform mereka menjawab dua sisi masalah sekaligus: pekerja kerah biru yang tergolong underbanked dan terpaksa beralih ke pinjaman informal berbunga tinggi, serta perusahaan yang tidak memiliki likuiditas cukup untuk menyediakan kasbon secara terstruktur.
Sebagai salah satu wakil Indonesia, Duluin tampil memukau dalam sesi Pitch Gauntlet di hadapan panel internasional yang terdiri dari investor, mentor, dan pelaku ekosistem startup kawasan Asia. CEO Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, memaparkan bagaimana platform mereka menjawab dua sisi masalah sekaligus: pekerja kerah biru yang tergolong underbanked dan terpaksa beralih ke pinjaman informal berbunga tinggi, serta perusahaan yang tidak memiliki likuiditas cukup untuk menyediakan kasbon secara terstruktur.
Tampilkan Semua