BANDUNG, CILACAP.INFO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan turut berduka cita yang mendalam dan permohonan maaf atas insiden operasional yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta pada Senin, 27 April 2026 pukul 20.52, yang berdampak pada perjalanan kereta api di lintas wilayah Daop 1 Jakarta.
KAI Daop 2 Bandung menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut serta berharap seluruh pihak yang terdampak diberikan kekuatan dan penanganan terbaik. Saat ini, KAI bersama seluruh unsur terkait tengah melakukan langkah-langkah penanganan guna memulihkan kondisi operasional perjalanan kereta api secepat mungkin dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Dari pantauan operasional di wilayah Daop 2 Bandung, terdapat beberapa perjalanan KA Parahyangan yang terdampak akibat kejadian tersebut. Pada Senin, 27 April 2026, perjalanan KA Parahyangan (139) relasi Bandung – Gambir, yang sempat tertahan di Stasiun Karawang akibat dari kejadian tersebut terpaksa dibatalkan sebagian untuk lintas Karawang-Gambir.
Begitu juga dengan KA Parahyangan (140) KA Parahyangan (140) relasi Gambir – Bandung yang berangkat Senin, 27 April 2026 pukul 23.05 WIB dari Stasiun Gambir juga mengalami pembatalan perjalanan sebagian lintas Gambir – Kerawang menyesuaikan perkembangan kondisi operasional di lapangan.
Selain itu, pada hari ini Selasa, 28 April 2026 perjalanan KA Parahyangan (137) relasi Bandung – Gambir dan KA Parahyangan (138) relasi Gambir – Bandung juga dibatalkan perjalanannya.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas gangguan perjalanan tersebut.
“KAI Daop 2 Bandung menyampaikan turut berduka cita atas insiden operasional yang terjadi di wilayah Bekasi Timur. Kami juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terdampak termasuk juga pelanggan KA Parahyangan yang ikut mengalami gangguan perjalanan akibat kejadian ini. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Daop 1 Jakarta untuk memastikan penanganan pelanggan berjalan optimal,” ujar Kuswardojo.
Tampilkan Semua