Resah Angka Kematian Balita, Swiluva Ma Dirikan BioMom untuk Wujudkan Kota Probiotik di Indonesia

Resah Angka Kematian Balita Swiluva Ma Dirikan BioMom untuk Wujudkan Kota Probiotik di Indonesia (1)
Resah Angka Kematian Balita Swiluva Ma Dirikan BioMom untuk Wujudkan Kota Probiotik di Indonesia (1)

Bagi Swiluva, ibu memiliki peran strategis sebagai penjaga kesehatan keluarga. Ketika seorang ibu mampu membuat minuman probiotik sendiri, manfaatnya tidak berhenti pada dirinya, tetapi juga mengalir kepada ayah, anak-anak, dan seluruh anggota keluarga.

Karena itu, BioMom menargetkan untuk melatih 5.000 ibu-ibu di seluruh Indonesia. Dengan asumsi satu keluarga terdiri dari ibu, ayah, dan dua anak, pelatihan ini berpotensi memberikan dampak langsung kepada sekitar 20.000 anggota keluarga.

Artinya, 5.000 ibu yang terlatih dapat menjadi pintu masuk bagi puluhan ribu masyarakat Indonesia untuk mulai mengonsumsi minuman probiotik sehat, memahami pentingnya kesehatan pencernaan, dan membangun kebiasaan hidup yang mendukung usus sehat.

Visi BioMom untuk menciptakan kota ramah probiotik dimulai dari Kota Serang. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang, BioMom menghadirkan pelatihan langsung bagi ibu-ibu di Kota Serang sebagai langkah awal membangun kesadaran kesehatan usus dari tingkat keluarga.

Dari Serang, Swiluva berharap gerakan ini dapat menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai kota dan daerah lain di Indonesia, sehingga semakin banyak keluarga memiliki akses terhadap edukasi probiotik yang sederhana, praktis, dan berdampak nyata.

Tidak berhenti pada pelatihan masyarakat, Swiluva Ma dan BioMom juga menyusun serta menyerahkan dokumen Rekomendasi Kebijakan Kota Probiotik kepada Wali Kota Serang dan Anggota DPRD Kota Serang.

Dokumen tersebut berisi gagasan strategis tentang bagaimana menciptakan kota sehat melalui pendekatan Usus Sehat dan Keluarga Sehat, dengan tiga pilar utama: Regulasi dan Standardisasi, Edukasi dan Perubahan Perilaku Masyarakat, serta Pengembangan dan Integrasi UMKM Probiotik. Melalui rekomendasi kebijakan ini, BioMom berharap konsep Kota Probiotik tidak hanya berhenti sebagai program edukasi, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan kota yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan memiliki dukungan kebijakan publik.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif BioMom dan langkah Swiluva Ma dalam membawa ilmu mikrobiologi menjadi gerakan kesehatan masyarakat yang mudah dipahami.

Menurutnya, BioMom tidak hanya membantu meningkatkan literasi kesehatan keluarga, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu-ibu, melalui keterampilan membuat minuman probiotik rumahan.

Dukungan Pemerintah Kota Serang menjadi bukti bahwa kolaborasi antara anak muda, masyarakat, dan pemerintah dapat melahirkan gerakan kesehatan publik yang konkret dan relevan bagi kebutuhan warga.

“Usus sehat adalah fondasi keluarga sehat. Ketika keluarga sehat, anak bisa belajar lebih baik, orang tua bisa lebih produktif, dan masyarakat bisa tumbuh lebih kuat,” ujar Swiluva Ma.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait