Ciri-Ciri Email Phishing yang Perlu Diwaspadai
Salah satu cara paling efektif untuk menghindari phishing adalah dengan mengenali polanya. Meski semakin canggih, email phishing umumnya masih memiliki beberapa karakteristik berikut:
1. Tata bahasa tidak konsisten
Email phishing sering menggunakan bahasa yang terasa janggal atau tidak rapi. Namun, pelaku kini semakin lihai sehingga ciri ini tidak selalu terlihat jelas dan tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan.
2. Tautan mencurigakan
Hampir selalu terdapat link yang mengarah ke halaman tertentu. Sekilas terlihat seperti alamat resmi, tetapi biasanya memiliki perbedaan kecil pada domain atau struktur URL.
3. Domain email tidak profesional
Institusi resmi menggunakan domain perusahaan, bukan layanan email gratis. Misalnya, layanan resmi Bank Neo Commerce menggunakan domain seperti customercare@bankneo.co.id
4. Website palsu yang menyerupai aslinya
Email phishing sering diarahkan ke situs tiruan yang sangat mirip dengan website resmi, mulai dari logo hingga tampilan visual. Karena itu, penting untuk selalu melakukan pengecekan ulang alamat situs.
Ragam Modus Email Phishing
Email phishing memiliki beberapa bentuk yang umum digunakan oleh pelaku:
1. Spear phishing
Menargetkan individu tertentu dengan pendekatan personal. Pelaku biasanya sudah mengumpulkan informasi korban agar email terlihat meyakinkan.
2. Clone phishing
Email asli diduplikasi, lalu tautan atau lampiran diganti dengan versi berbahaya. Biasanya dikirim ulang dengan alasan teknis seperti gangguan sistem.
3. Whaling
Menyasar individu dengan posisi penting, seperti manajemen perusahaan. Isi email biasanya berkaitan dengan isu serius agar korban segera merespons.
Cara Menghindari Email Phishing
Menghindari email phishing membutuhkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas digital. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
1. Periksa keaslian pengirim email
Tampilkan Semua

