Seiring dengan fokus pemerintah dalam memperkuat struktur industri manufaktur yang ditargetkan tumbuh 5,51% pada tahun 2026. KAI Logistik juga memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam pemenuhan kebutuhan rantai pasok. Saat ini, sekitar 11% basis pelanggan KAI Logistik berasal dari industri manufaktur. Untuk mendukung sektor ini, perusahaan tengah merampungkan rencana penambahan kapasitas angkut pada layanan angkutan kereta api peti kemas yang akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.
Selain sektor industri, pertumbuhan volume juga tercatat pada sektor ritel melalui layanan KALOG Express yang tumbuh sebesar 27%. Volume pengiriman pada Triwulan I 2026 mencapai 18.671 ton, meningkat dari 14.649 ton pada periode yang sama tahun lalu. Capaian ini menjadi landasan bagi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar dengan membidik penambahan 70 titik layanan ritel baru di sepanjang tahun 2026.
“KAI Logistik akan selalu berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai penyedia solusi logistik terintegrasi yang andal dan berkelanjutan. Melalui peningkatan kapasitas, inovasi layanan, serta perluasan jaringan operasional, perusahaan optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2026 sekaligus berkontribusi lebih besar dalam mendukung efisiensi distribusi dan daya saing ekonomi nasional,” tutup Yuskal.
About KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik, ispossible! yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Tampilkan Semua

