JAKARTA, CILACAP.INFO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan KA Bangunkarta (161) di Stasiun Bumiayu di Daop 5 Purwokerto, pada Senin, 6 April 2026 pukul 14.15 WIB. Dampak dari kejadian tersebut menyebabkan adanya penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan Keretaapi.
Sebagai langkah antisipatif, KAI melakukan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh untuk memutar melalui wilayah Daop 2 Bandung. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api serta meminimalisir potensi kelambatan perjalanan kereta api yang lebih banyak.
Adapun kereta api yang dijadwalkan memutar melalui wilayah Daop 2 Bandung melalui lintas Kroya – Bandung – Cikampek sebagai bagian dari rekayasa operasi yang diberlakukan di antaranya:
1. KA Argo Semeru (5) relasi Surabaya Gubeng – Gambir.
2. KA Gaya Baru Malam Selatan (89) relasi Surabaya Gubeng – Pasarsenen.
3. KA Progo (257) relasi Lempuyangan – Pasarsenen
4. KA Senja Utama Yogyakarta (107) relasi Yogyakarta – Pasarsenen
5. KA Senja Utama Yogyakarta (108) relasi Pasarsenen – Lempuyangan
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa langkah pengalihan rute ini dilakukan demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta menekan kelambatan perjalanan KA sebagai bentuk layanan kepada pelanggan.
“KAI menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Pengalihan rute ini merupakan langkah strategis untuk memastikan perjalanan tetap berlangsung dengan aman meskipun terjadi gangguan di lintas lain,” ujar Kuswardojo.
Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan seluruh aspek operasional, termasuk kesiapan prasarana, sarana, serta petugas di lapangan guna mendukung kelancaran perjalanan kereta api yang dialihkan.
Tampilkan Semua