JAKARTA, CILACAP.INFO – KAI Daop 2 Bandung kembali mengingatkan kepada seluruh pelanggan kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta. Imbauan ini menjadi penting terutama pada masa Angkutan Lebaran 2026 yang ditandai dengan tingginya mobilitas masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.
Di wilayah Daop 2 Bandung, terdapat tiga stasiun yang telah menerapkan kebijakan penutupan boarding 5 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api, yaitu Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Cimahi. Kebijakan ini berlaku untuk semua jadwal keberangkatan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diterapkan demi meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. “Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk proses boarding dan tidak tertinggal kereta,” ujarnya.
Penutupan boarding lebih awal ini dilakukan karena adanya perubahan alur pelayanan di stasiun, di mana pelanggan harus melalui fasilitas skybridge dari ruang tunggu menuju rangkaian kereta. Proses ini membutuhkan waktu tambahan, sehingga diperlukan pengaturan waktu boarding yang lebih disiplin.
Selain itu, penggunaan skybridge juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pelanggan agar tidak menyeberang langsung di jalur kereta api saat menuju ke dalam rangkaian kereta. Hal ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang semakin aman dan modern.
KAI Daop 2 Bandung mencatat selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret 2026 hingga hari ini, Jumat, 20 Maret 2026, terdapat 10 pelanggan kereta api jarak jauh yang tertinggal kereta. Kejadian tersebut disebabkan pelanggan datang ke stasiun melebihi batas waktu boarding yang telah ditentukan.
Tampilkan Semua

