JAKARTA, CILACAP.INFO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali menerima tambahan 16 unit lokomotif baru tipe CC 205 yang diproduksi oleh Progress Rail di Alabama, Amerika Serikat. Lokomotif tersebut tiba melalui Pelabuhan Panjang, Lampung, sebagai bagian dari batch keempat dalam program pengadaan sebanyak 54 unit lokomotif.
Dengan tibanya pengiriman pada batch keempat ini, seluruh rangkaian pengadaan telah terpenuhi. Dengan demikian, Divre IV Tanjungkarang kini telah menerima secara lengkap 54 unit lokomotif baru yang akan digunakan untuk mendukung peningkatan kinerja operasional perkeretaapian di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa penambahan sarana lokomotif ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kelancaran layanan angkutan barang, khususnya untuk komoditas batubara serta berbagai kebutuhan logistik lainnya yang terus mengalami pertumbuhan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
“Selain meningkatkan efisiensi operasional, pemanfaatan kereta api sebagai moda angkutan barang juga menjadi solusi yang efektif dalam menekan polusi udara dan emisi gas rumah kaca. Dalam satu perjalanan, rangkaian KA angkutan batu bara yang menarik 61 gerbong dengan kapasitas sekitar 3.050 ton mampu menggantikan hingga 120 truk kontainer berukuran 40 kaki,” ujar Zaki.
Ia menjelaskan bahwa satu rangkaian KA angkutan batu bara menghasilkan emisi sekitar 10.766 kg CO₂ per perjalanan, jauh lebih rendah dibandingkan emisi yang dihasilkan oleh 120 truk kontainer yang mencapai 65.645 kg CO₂ per perjalanan.
Dengan efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik serta kapasitas angkut yang jauh lebih besar, kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mendukung distribusi barang.
Tampilkan Semua