JAKARTA, CILACAP.INFO – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 untuk menjaga keandalan pasokan energi bersih selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, saat kebutuhan energi meningkat. Perusahaan juga memastikan kesiapan personel, prosedur tanggap darurat, serta langkah antisipatif di area berisiko seperti wilayah panas bumi di dataran tinggi yang rawan longsor.
Jakarta, 6 Maret – Bersiap akan kebutuhan energi yang melonjak pada periode Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) aktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memastikan stabilitas serta keandalan pasokan energi bersih agar tetap optimal selama masa ini.
Rika Gresia Wahyudi, selaku Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE mengutarakan bahwa dari aspek operasional Pertamina NRE selalu mengedepankan operational excellence dan HSSE excellence, baik di periode reguler maupun periode khusus seperti Ramadan dan Idulfitri. Sebagai informasi, equivalent availability faktor (EAF) pembangkit Listrik yang dikelola Pertamina NRE secara terkonsolidasi pada bulan Januari mencapai 99,26 persen, yang artinya pembangkit listrik Pertamina NRE sangat andal. Produksi listrik di Januari juga melampaui 4,6 persen dari target di bulanan atau mencapai 811.650 megawatt hours (MWh).
Namun demikian, khusus di masa Ramadhan dan Idulfitri Pertamina NRE meningkatkan kesiapsiagaan agar operasional tetap berjalan lancar. Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) dibentuk untuk mengawal kesiapsiagaan di lapangan.
“Pengaktifan Satgas RAFI sangat vital untuk memastikan seluruh aset dan operasional energi bersih yang dikelola Pertamina NRE tetap berjalan andal dan aman, sehingga dapat terus mendukung pasokan listrik berbasis energi bersih selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Rika.


