JAKARTA, CILACAP.INFO – Telkom Indonesia terus menegaskan komitmennya dalam mendukung penerapan kecerdasan buatan (AI) yang praktis dan berdampak melalui acara “AI Clinic for Business” bertajuk “Mastering the Art of Prompting”. Diselenggarakan di Telkom AI Center of Excellence Bali pada Jumat (28/2), acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan ADPList dan Buildclub AI. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi pelaku bisnis, praktisi teknologi, dan talenta digital untuk memaksimalkan pemanfaatan AI dalam dunia usaha melalui teknik prompting yang efektif dan terstruktur.
AI Bukan Ensiklopedia Ajaib, Kualitas Output Bergantung pada Instruksinya
Sesi pertama dimulai dengan pembicara I Gede Teguh Permana, Founder Doublehouse dan Co-Founder RapiMedika, yang memperkenalkan framework YTTA (You, Task, Target, Action) untuk menyusun prompt yang efektif. Teguh menunjukkan betapa pentingnya memahami keterbatasan AI, seperti risiko AI hallucination dan bias algoritmik, serta memperhatikan regulasi sektor bisnis seperti kewajiban integrasi dengan SATUSEHAT di sektor kesehatan.
Genius Needs a Brief, Jadikan AI Mitra Kerja yang Terkendali
Dana Putra, Product Designer Farmacare, melanjutkan sesi dengan menjelaskan konsep “Source of Truth” (SoT), yang bertujuan untuk memastikan bahwa output AI dapat diaudit dan sesuai dengan referensi resmi. Dana memperkenalkan sticky-note trick sebagai mental model dalam menyusun prompt yang efektif dengan lima elemen: Goal, User/Context, Steps/Method, Output Format, dan Quality Checks. Selain itu, peserta dikenalkan dengan dua alat praktis, yakni Prompt Cowboy dan OpenAI Prompt Optimizer untuk membuat prompt lebih terstruktur.
Dari Teori ke Solusi Nyata untuk Optimasi Bisnis
Sesi klinik konsultasi menjadi keistimewaan acara ini. Peserta datang dengan permasalahan bisnis nyata dan mendapatkan solusi langsung. Salah satu peserta, pengusaha Skyrenttoys, mengungkapkan tantangannya dalam menggunakan ChatGPT untuk operasional bisnisnya. Dengan teknik prompting yang tepat, peserta diajari cara mengoptimalkan jawaban AI yang lebih ringkas dan langsung ke inti, misalnya dengan menambahkan instruksi untuk output yang lebih padat dan terstruktur.


