Ia menambahkan bahwa tren bullish ini juga tercermin dari keberhasilan emas menembus level psikologis penting di atas 5.260, sekaligus mencatatkan level tertinggi dalam satu bulan terakhir. Pencapaian ini memperpanjang tren kenaikan emas yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, menunjukkan bahwa minat beli investor masih cukup solid.
Meski demikian, Andy Nugraha juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap perlu diantisipasi sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar. Jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.222. Level tersebut dinilai sebagai area teknikal penting yang dapat menjadi titik penopang sebelum harga kembali melanjutkan tren kenaikan.
Secara keseluruhan, prospek harga emas masih didukung oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang kuat. Ketidakpastian geopolitik, meningkatnya tekanan inflasi, serta tingginya permintaan terhadap aset safe haven menjadi faktor utama yang menopang tren kenaikan emas saat ini. Selain itu, volatilitas pasar global dan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi turut mendorong investor untuk mempertahankan eksposur mereka pada logam mulia.
Dengan kondisi tersebut, emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk mempertahankan tren bullish dalam jangka pendek, terutama jika sentimen risiko global tetap tinggi. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan geopolitik dan data ekonomi terbaru yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga secara signifikan.
Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.


