Momentum Imlek 2026, Okupansi KA Rajabasa dan Kualastabas Melonjak Signifikan

Momentum Imlek 2026
Momentum Imlek 2026

JAKARTA, CILACAP.INFO – Menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang berlangsung pada 14 hingga 17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat peningkatan signifikan jumlah pelanggan. Tingginya mobilitas masyarakat pada momen tersebut tercermin dari penjualan tiket KA Rajabasa dan KA Kualastabas yang melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menjelaskan bahwa selama periode 14–17 Februari 2026 KAI menyediakan 11.904 tempat duduk untuk KA Rajabasa relasi Tanjungkarang–Kertapati dan KA Kualastabas relasi Tanjungkarang–Baturaja. Hingga 12 Februari 2026, jumlah tiket yang telah terjual tercatat sebanyak 16.138 tiket dan angka tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring dengan penjualan yang masih berlangsung.

Zaki menambahkan bahwa perbedaan antara jumlah tempat duduk tersedia dan tiket terjual terjadi karena adanya pola naik dan turun penumpang di berbagai stasiun sepanjang lintas perjalanan. Dalam satu perjalanan kereta api, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dengan relasi berbeda, sehingga total tiket terjual dapat melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan untuk satu kali perjalanan penuh.

“Peningkatan penjualan tiket pada libur panjang Imlek ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap layanan kereta api. Faktor keselamatan, kenyamanan, tarif yang kompetitif, serta ketepatan waktu menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi,” ujar Zaki.

Menghadapi lonjakan volume penumpang, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melakukan berbagai langkah antisipatif, antara lain optimalisasi operasional perjalanan, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas di stasiun maupun di atas kereta.

KAI juga terus menempatkan aspek keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama melalui pengawasan operasional yang lebih intensif, perawatan berkala terhadap sarana dan prasarana, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna menjamin perjalanan yang aman dan tertib selama periode libur panjang.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait