JAKARTA, CILACAP.INFO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan ini diwujudkan melalui optimalisasi kapasitas angkutan, peningkatan layanan stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, penambahan petugas operasional dan pengamanan, hingga penguatan layanan kesehatan serta antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dari aspek kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung saat ini mengoperasikan 24 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh reguler setiap harinya. Total tempat duduk yang disediakan mencapai 12.992 tempat duduk per hari, dengan total keseluruhan sebanyak 285.824 tempat duduk yang dialokasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka sejak 25 Januari 2026. Hingga 9 Februari 2026, atau selama 16 hari masa penjualan, tercatat sebanyak 71.286 tiket telah dimiliki oleh pelanggan yang akan bepergian dengan kereta api. Tingginya minat masyarakat tercermin dari beberapa KA dengan tingkat okupansi di atas 100 persen, antara lain KA Kahuripan dengan okupansi 176 persen serta KA Kutojaya Selatan dengan okupansi 126 persen, yang menjadi KA dengan penjualan tertinggi hingga saat ini. Meskipun demikian masih terdapat sejumlah tiket lainnya untuk keberangkatan dari daop 2 bandung.
Untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan di stasiun, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas layanan. Tercatat sebanyak 8 stasiun melayani loket KA Jarak Jauh, 5 stasiun menyediakan loket pembatalan, serta 3 stasiun dilengkapi layanan pelanggan (Customer Service). Selain itu, 21 stasiun telah menyediakan fasilitas Check-In Counter, 2 stasiun dilengkapi teknologi Face Recognition, serta 3 stasiun melayani loket KA Lokal, yaitu Stasiun Cipatat, Cianjur, dan Cibeber.
Tampilkan Semua
