PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

“Keunggulan PT Enero adalah spesifikasi pabrik yang sejak awal didesain khusus untuk menghasilkan fuel grade (standar bahan bakar). Hal ini memungkinkan kami menyuplai kebutuhan campuran BBM nasional secara langsung tanpa perlu modifikasi fasilitas yang memakan waktu lama. Ini berbeda dengan mayoritas pabrik lain yang masih berbasis food grade,” jelas Puji.

Untuk menjamin stabilitas produksi menuju 2026, PT Enero telah memperkuat ketahanan internal melalui mitigasi berbasis lima pilar utama: kepastian serapan konsumen, ketersediaan bahan baku tebu yang stabil, kelancaran distribusi pupuk organik cair hasil olahan limbah, serta stabilitas pasokan energi dari mitra strategis seperti PLN dan PGN.

“Kami juga menerapkan formulasi khusus untuk menjaga standar kualitas produksi di tengah fluktuasi spesifikasi bahan baku tetes tebu (molasses). Dengan fasilitas yang terus kami rawat secara prima, PT Enero optimis mampu menjaga stabilitas pasokan demi mendukung ketahanan energi nasional,” tambah Puji.

Keberhasilan PTPN I dalam mengelola industri biofuel terintegrasi ini diharapkan menjadi motor penggerak transisi energi nasional di bawah koordinasi Holding Perkebunan Nusantara. Langkah ini juga sejalan dengan rencana pembangunan pabrik bioetanol baru di berbagai wilayah strategis, termasuk pengembangan di Glenmore, Banyuwangi, guna mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan mandiri secara energi.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait